oleh

Kepemimpinan Viktor dan Josef Tanpa Fee Proyek

RADARNTT, Maumere – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubenur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Yosesf A. Nae Soi (Victory-Joss) menyatakan sikap tidak menerima fee proyek apapun dari pengusaha dalam kepemimpinannya, sebaliknya pengusaha diminta untuk memanfaatkannya sebagai dana corporate social responsibility (CSR) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini ditegaskan calon wakil gubernur NTT Josef A. Nae Soi, saat diskusi bersama sesepuh politik NTT, yang juga mantan Ketua DPRD NTT dan Ketua DPD I Golkar NTT, Drs. Daniel Woda Pale pada Selasa, (30/1/2018) di Maumere-Flores.

Nae Soi menegaskan bahwa dia bersama Viktor tidak akan melakukan praktek kerja dengan budaya fee proyek, “tidak ada fee proyek, lebih baik fee proyek itu oleh pengusaha diberikan dalam bentuk CSR untuk membangun NTT. Saya yakin kalau niat ini terkabul NTT akan berubah menjadi lebih baik dari saat ini”, ungkapnya.

Pasalnya praktek meminta jatah fee, yang menurut rilis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), seperti diungkapkan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif bahwa permintaan fee hampir 10 persen tampaknya menjadi norma umum pada proyek-proyek pemerintah.

Menurut Nae Soi, jika pemerintah dengan lancangnya meminta fee sampai sebesar itu, akan sangat merusak kualitas bangunan atau pengadaan barang dan jasa yang dipakai, baik pemerintah pun untuk publik. “Sehingga kami berkomitmen untuk tidak mengambil fee proyek dari pihak ketiga atau pengusaha dalam mempimpin NTT”, tegas politisi senior partai Golkar yang dikenal santun dan ramah senyum. (Yolf/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru