oleh

Viktor-Josef Prioritas Menata Wisata Budaya di Kampung Adat Saga-Detusoko

-Daerah, Ende, WisBud-1.131 views

RADARNTT, Ende – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat–Josef A. Nae Soi (Victory-Joss) menetapkan prioritas program industri pariwisata, termasuk menata kampung adat Saga, kecamatan Detusoko kabupaten Ende sebagai salah satu destinasi unggulan wisata budaya di nusa bunga Flores.

Demikian hal ini ditegaskan calon wakil gubernur NTT Josef A. Nae Soi merespons permintaan mosalaki, saat hendak berkampanye di desa Saga, Rabu, (21/2/2018).

“Kami minta kalau bapak berdua terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur NTT tolong tata kawasan wisata kampung adat Saga ini. Banyak potensi wisata di desa ini”, kata mosalaki pu’u embu limbu, Arnoldus Markus Maku ketika menerima cawagub NTT, Josef A. Nae Soi ketika tiba di kampung adat Saga sebelum berkampanye di desa Saga.

Markus Maku didampingi para mosalaki Saga menjelaskan, desa Saga memiliki keunikan tersendiri dengan nilai dan atraksi adat dan budaya yang masih terpelihara dengan baik.

Josef Nae Soi mengatakan, pariwisata merupakan salah satu program unggulan paket Victory-Joss, karena itu komitmen untuk membangun pariwisata di NTT merupakan suatu keharusan. Termasuk destinasi wisata budaya, agar nilai dan atraksi budaya yang dimiliki masyarakat dapat memberikan manfaat ekonomis selain punya nilai sosiologis dan ekologis yang sudah dipegang teguh sampai saat ini.

“Kami sangat perhatian dengan pariwisata karena itu kami akan membangun semua potensi pariwisata di daerah ini, termasuk kampung adat Saga sebagai destinasi wisata budaya”, kata Josef.

Dia mengajak masyarakat agar tetap melestarikan nilai dan atraksi budaya yang sudah diwariskan para leluhur, karena hal ini merupakan keunikan dan kekayaan intelektual masyarakat kampung Saga yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi selanjutnya, agar tidak punah ditelan perkembangan jaman.

Josef menegaskan, dia bersama Viktor sedang mengupayakan agar semua motif tenun NTT yang sangat kaya nilai filosofisnya perlu diberikan pengakuan hak paten, sehingga dikemudian hari tidak ada orang di daerah lain mencuri motif NTT dan mengklaim sebagai miliknya. (Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru