oleh

ASN Undana Minta Kementerian Terkait, Tindak Tegas Masalah Universitas Nusa Cendana

RADARNTT, Kupang — Rektor Undana, Prof. Fredrik Benu selaku pimpinan Universitas Nusa Cendana, masih disoroti publik terkait Surat Keputusan Kementerian Keuangan Nomor 166/KMK.05/2017 tentang status BLU Undana.

Sejumlah ASN dilingkungan Undana merasa hak haknya terkait tunjangan kinerja (tukin) tidak diberikan oleh Undana sebagaimana mestinya.

Saat diwawancarai radarntt, pada hari Sabtu pagi (28/07/2018). ASN berinisial YM dan IN dilingkup Undana menyampaikan statement terkait status BLU Undana ini.

“Intinya adalah kami seluruh ASN Undana meminta kepada Bapak Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) dan Ibu Menteri Keuangan RI agar dapat membatalkan Surat Keputusan Nomor 166/KMK.05/2017 dan mengembalikan Undana dari BLU ke Satker. Dasar pertimbangan kami, dengan hormat kami meminta kepada Tim dari Pusat untuk mengecek langsung ke lapangan apakah semua dokumen yang dipresentasikan oleh tim penyusun BLU Undana sudah sesuai kondisi di lapangan atau tidak, karena angka-angka yang dipresentasikan untuk mendukung BLU Undana itu tidak benar,” ungkap mereka.

Terkait dengan hak rumenerasi ke 13 dan 14 ASN Undana, ditegaskan juga oleh ASN berinisial AL dan MA.

“Jadi kebijakan pimpinan Undana itu tidak memihak kepentingan kami, seperti contoh kasus, baru-baru ini ada instruksi Bapak Presiden dan Ibu Menteri Keuangan bahwa seluruh ASN juga seperti di Undana seharusnya menerima rumenerasi ke 13 dan 14, tetapi karena alasan Rektor Undana bahwa kondisi keuangan tidak memungkinkan, sehingga tidak bisa dibayarkan. Kalau alasan seperti itu, sebaiknya Undana jangan BLU sajalah, dan sepantasnya kembalikan saja ke Satker,” usul mereka.

“Karena itu kami ASN Undana meminta kepada pemerintah agar BLU Undana dibatalkan saja, karena tidak berpihak memberikan kesejahteraan kepada kami. Kembalikan hak-hak kami untuk tetap menerima tukin dari pusat yang sekarang ini sudah mencapai 80 persen,” tegas AL dan MA serta diamini beberapa pegawai dilingkungan Undana. (Yo/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru