oleh

Puluhan Aktivis GMNI Tolak Status BLU Undana

Aktivis GMNI Gelar Aksi Protes Depan Kampus Undana Kupang

RADARNTT, Kupang – Perubahan status managemen Satuan Kerja (Satker) menjadi Badan Layanan Umum(BLU) Universitas Nusa Cendana (Undana)Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT), ternyata disambut dengan ketidakberpihakan dari semua kalangan.

Puluhan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kugang, menggelar aksi protes dan menolak perubahan kampus Undana yang menurut mereka belum pantas menjadi BLU. Aktivis GMNI melakukan longmars star dari depan simpang tiga Oesapa kota Kupang menuju kampus Undana Kupang,  pukul 10.00 sampae selesa. Rabu, 08/08/2018.

Koordinator Gerakan GMNI Cab. Kupang Marianus K. Haukilo dalam orasinya mengatakan, kedatangan pihaknya merupakan representasi dari seluru Mahasiswa Undana kupang dan masyarakat NTT yang peduli kepada dunia Pendidikan.

“kami menuntun kebijakan yang dilakukan oleh undana terhadap pendidikan Undana bukan lagi lembaga pendidikan yang menjadikan memanusiakan manusia, tapi malah menjadi lembaga korporasi mahasiswa dan masyarakat NTT.” tegas Haukilo.

Sementara Ketua GMNI Cab. Kupang Yoseph A. Sukario dalam orasinya mengatakan, Undana merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang ada di NTT dan saat ini sudah beralih status dari satker menjadi BLU.

GMNI menilai dalam praktek dengan sistem BLU tidak sesuai dengan pola pengelolahan keuangan BLU yang baik seperti transparansi, akuntabilitas,kewajaran, kemandirian dan proporsional.

la juga menjelaskan, hal ini menjadi nyata dengan beberapa kasus seperti, jilid hologram skripsi calon wisudawan yang efisien dan efektif serta surat endaran pada tangal 03 Agustus 2018, tentang pemeriksaan kesehatan lengkap dengan tarif Rp.220.000. sampae dengan Rp. 510.000

“GMNI Cab Kupang, memberikan PR kepada Undana Kupang dengan tiga dasar menjadi tuntutan kami. pertama. Menolak sistem PPK-BLU di Undana, kedua. Mendesak Rektor Undana agar segera melakukan pembenahan kelembagaan kampus Undana demi terlaksana serta tercapainya perguruan tinggi yang berkarakter dan berkualitas, dan ketiga. mendesak Rektor Undana agar segera mengajukan permohonan kepada kementrian terkait untuk mengembalikan status undana dari BLU ke satuan kerja.”Pungkasnya. (Rob/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru