oleh

Pastikan Suntikan Meales Rubella Sampai ke Desa

RADARNTT, Oelamasi—Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur drg Dominikus Minggu Mere M,Kes mengingatkan kepada petugas kesehatan di Kabupaten Kupang, agar dapat memastikan bahwa suntikan meales rubella bagi anak berusia 9 bulan sampai dengan 15 tahun harus sampai ke desa desa. Karena, sebagian anak berusia 9 bulan sampai dengan 15 tahun banyak tinggal di wilayah pedesaan.

Keadaan topografis Kabupaten Kupang yang cukup sulit dan wilayah yang luas, mempunyai tantangan tersendiri, bagi petugas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan di tempat tugas masing masing dan petugas dapat memastikan suntikan miles rubella, harus sampai ke desa desa.

Dinas kesehatan Provinsi NTT melakukan kordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten, dan kepala dinas kesehatan dapat memastikan suntikan rubela yang dilaksanakan serentak mulai 1 Agustus sampai dengan Bulan September 2018 mendatang, harus sampai ke desa desa.

Hal diatas disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT drg Dominikus Minggu Mere,M.Kes saat berkunjung ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang yang berlangsung pada Hari Selasa Tanggal 3 Juli 2018. Menurut Dominikus Mere rapat persiapan yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang pada Hari Senin Tanggal 2 Juli 2018 sebagai langkah awal persiapan pelaksanaan suntikan rubella di wilayah Kabupaten Kupang.

Rapat koordinasi persiapan logistik, persiapan personil dan penyuluhan penyuluhan tenaga kesehatan harus dilaksanakan lebih awal, agar pelaksanakan suntikan rubella berjalan dengan baik. Bila rapat baru akan dilaksanakan bulan agustus mendatang, pasti akan terjadi keterlambatan.

Kabupaten Kupang sudah mulai rapat koordinasi yang melibatkan kepala puskesmas se-daratan Timor baik kepala puskesmas dari wilayah Amfoang, kepala puskesmas dari Takari maupun kepala puskemas dari Amarasi. Pastikan semua tenaga kesehatan harus memiliki STR apabila belum memikili STR segera melaporkan kepada kepala bidang sumber daya manusia kesehatan provinsi untuk mendatangkan tenaga dari pusat untuk menguji agar semua tenaga kesehatan memiliki SIM untuk mendapatkan STR.

Melihat wilayah Kabupaten Kupang yang cukup jauh dan sulit, Kadis Kesehatan Provinsi Dominikus Minggu Mere dalam rencana akan berkunjung ke salah satu puskesmas di wilayah Amfoang. Dirinya setelah pulang kunjungan dari Kabupaten Kupang, langsung memberitahukan kepada pegawai Dinas Kesehatan Provinsi NTT, bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang telah melakukan rapat persiapan, baik rapat logistik maupun tenaga kesehatan untuk melancarkan pelaksanaan suntikan rubella yang sedia dilaksanakan Bulan Agustus sampai dengan September mendatang.

Mengingat pentingnya pelaksanaan suntik rubella bagi anak usia 9 bulan sampai dengan 14 tahun sebelas bulan, maka tenaga kesehatan yang bertugas di setiap puskesmas selalu siap untuk memberikan pelayanan.

Berbeda dengan pelaksanaan tetesan polio yang dapat diberikan oleh kader posyandu maupun tenaga kesehatan lainnya. Kadis Dinas Kesehatan Provinsi menghimbau untuk memperhatikan ketersediaan vaksin, agar pada saat pelaksanaan, semua logistik telah tersedia.

Untuk imunisasi suntikan rubella hanya dapat diberikan oleh tenaga kesehatan yang berkompeten. Dirinya mengingatkan kepada petugs kesehatan, perlu ada peningkatan sumber daya manusia, melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi baik pendidikan Diploma maupun strata satu.

Dan memasuki puncak musim kemarau, kadis kesehatan mengingatkan agar petugas kesehatan di puskesmas harus memperhatikan betul tenaga tenaga survelen bagi penyakit yang berpotensi kejadian luar biasa (KLB) seperti malaria.

Tenaga survelen dan penyuluhan harus memperhatikan secara baik, apakah masih ada ataupun tidak ada tenaga survelen dan penyuluh dilapangan, agar setiap wilayah kerja kita masing masing, tidak boleh kejadian luar biasa (KLB).

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, dr Robert Robet AJ Amaheka meminta kepada kadis kesehatan NTT agar tenaga kesehatan dari Kabupaten Kupang dapat diperjuangkan untuk mengikuti proses pendidikan di Universitas Indonesia (UI), demi meningkatkan sumber daya manusia kesehatan di Kabupaten Kupang.

Namun Kadis Kesehatan NTT Dominikus Minggu Mere mengatakan dirinya harus terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak Universiats Indonesia, karena Kabupaten Kupang belum ada bekerja sama dengan UI, yang bekerja sama dengan UI hanya Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), dan Pemerintah Kabupaten Ende. (Set/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru