oleh

RSUD Naibonat Akan Dapat Kucuran DAK Afirmasi Rp 300 M

 

Ket: Direktur RSUD Naibonat dr. Erol Permata Alam Nenobais

RADARNTT, Oelamasi – Dalam meningkatkan pelayanan kepada pasien, pamerintah pusat dalam tahun anggaran 2019 akan menyalurkan dana alokasi khusus (DAK) Afirmasi kepada rumah sakit umum Naibonat sebesar 300 Milyar. Dana tersebut digunakan untuk membangun ruang bedah, ruangan gizi, ruangan ICU, ruangan Farmasi, kamar jenasah, ruangan rawat inap serta ruangan pengisian oksigen. Selain itu, dana tersebut juga digunakan untuk merehab kembali ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD), rehab kembali atap gedung rumah sakit, ruangan rawat ingap, pembelian alat CT Scan, serta membeli peralatan kesehatan yang dibutuhkan oleh pasien di rumah sakit.

Hal ini disampaikan Direktur RSUD Naibonat dr. Erol Permata Alam Nenobais saat ditemui radarntt di ruang kerjanya (Kamis 4/10/2018).

Menurut dokter Erol selain DAK afirmasi Rp 300 M, ada DAK Rp 3 M untuk pembangunan gedung transfusi darah di RSUD Naibonat. Dana tersebut sudah disalurkan pemerintah pusat tahun anggaran 2018, namun tidak bisa dicairkan untuk pembangunan gedung transfusi darah, karena masuk dalam daftar anggaran proyek (DPA) Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang.

Direktur RSUD Naibonat bersama staf tetap memperjuangkan dana tersebut untuk masuk dalam DPA RSUD Naibonat, dan dalam tahun anggaran 2019 dana tersebut baru disalurkan untuk pembangunan gedung transfusi darah di RSUD Naibonat.

Selama ini kebutuhan darah di RSUD Naibonat selain hasil donor dari PMI Kabupaten Kupang juga bekerja sama dengan Bank darah dari Provinsi NTT, untuk menjawab kebutuhan darah, bagi pasien yang dirawat di RSUD Naibonat.

Dijelaskan masih banyak peralatan medis yang dibutuh di RSUD Naibonat seperti alat CT Scan. Karena, keterbatasan alat CT scan terpaksa pasien harus dirawat ke RSU WZ Johanes.Dengan penyaluran dana DAK Afirmasi pihak manajemen RSUD Naibonat dapat membeli peralatan kesehatan yang didukung dengan dokter ahli dari berbagai specialis.

Sehingga, pelayanan kepada pasien tetap maksimal dan operasi dapat dilakukan malam hari, sesuai kebutuhan pasien. Dengan dukungan DAK afirmasi pihak manajemen RSUD Naibonat dapat membangun ruangan oksigen. Karena, dalam rencana RSUD akan mengisi oksigen sendiri, dan akan dijual kembali kepada puskesmas di wilayah Kabupaten Kupang, dan banyak puskesmas yang membutuhkan oksigen karena menampung pasien rawat nginap.

Selain itu RSUD Naibonat memiliki lahan yang cukup luas dan sebagian lahan akan diserahkan kepada pihak swasta untuk dikelola dengan membuka kebun hortikultura untuk ditanam berbagai jenis sayur dan buah untuk memenuhi kebutuhan pasien di Rumah Sakit Naibonat. (SET/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru