oleh

Blangko Hingga 1045 Suara, Cakades Nomor 4 Gugat Panitia Desa Gorontalo

-Mabar-324 views

 

Suasana Cakades salah satu desa di Wilayah Manggarai Barat

RADARNTT, Labuan Bajo — Sebanyak 60 Desa Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), telah menggelar pemilihan Kepala Desa secara serentak. Kamis, (26/09/2018) kemarin.

Namun pasca pemungutan dan penghitungan surat suara pemilihan kepala desa serentak di 60 Desa itu, sejumlah protes dan tanda tanya mewarnai dari sebagian calon kepala desa (Cakades) yang kalah penghitungan suara.

Seperti calon nomor urut 4 Ali Haji Semarto, Desa Gorontalo misalnya. Ia melayangkan gugatan terhadap panitia desa Gorontalo. Ia menduga panitia pemilihan kurangnya sosialisasi saat pemungutan suara dan tidak menjalankan ketentuan peraturan Bupati Manggarai Barat nomor 19 tahun 2018 tentak petunjuk teknis pemilihan kepala desa.

Alasannya, dua TPS di Gorontalo tidak sedikit surat suara yang dinyatakan tidak sah saat penghitungan. Surat suara tidak sah itu, karena terdapat dua coblosan di lembaran surat suara pemilihan kepala desa serentak. Diduga pemilih tidak membuka lipatan surat suara seutuhnya.
Akibat tak membuka lipatan lembaran surat suara, coblosan tanda gambar calon kepala desa itu menimbulkan lubang bekas coblosan dua titik.

“Baru terjadi di republik suara blangko pemilihan kepala desa sebanyak 1045 suara, dari total suara yang terpakai sebanyak 1.962 suara”, kata Semarto kepada radarntt. Jumat, (28/09/2018) di Kantor Desa Gorontalo.

Menurutnya jika terdapat dua pencoblosan pada lembaran surat suara pemilihan kepala desa mestinya dianggap sah sebab hal itu sesuai dengan ketentuan peraturan Bupati Manggarai Barat nomor 19 tahun 2018 pasal 70 ayat 1 huruf f tentang petunjuk teknis pemilihan kepala desa mengatakan “Bekas Coblosan yang lebih dari 1 karena lipatan keretas suara tidak dibuka secara menyeluruh dan bekas coblosan tidak mengenai kotak calon lain, dinyatakan sah”.

“Atas rujukan itu, kami mendesak panitia harus segera melakukan perhitungan ulang di 2 TPS Desa Gorontalo agar hasil pemilihan benar-benar dipertanggungjawabkan dan memenuhi asas jujur dan adil,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Panitia pemilihan Kepala Desa Gorontalo Yustinus Erry Jim mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisai tergadap saksi dari lima Calon Kepala Desa sehari sebelum pencoblosan.

“Kami telah sosialisasi kepada saksi dan calon kepala desa satu hari sebelumnya. Selain itu kami juga telah menjelaskan tata cara membuka lertas suara bagi yang datang lebih awal di TPS,” tuturnya.

Yustinus mengaku siap apabila pihaknya dipanggil oleh panitia pemilihan kepala desa tingkat Kabupaten Manggarai Barat.

Untuk diketahui pemilihan kepala desa Gorontalo diikuti 5 calon, kelimanya memperoleh suara masing-masing
Nomor urut 1 Galusgias S. Ap memperoleh 21 suara, nomor Wigbertus Sukur Mali 82 suara, nomor 3 Florianus Surion 128 suara, nomor 4 Ali Haji Sumarti 211 suara dan nomor 5 Vinsensius Obin memperoleh 475 suara.

Jumlah suara tidak sah sebanyak 1.045 suara, jumlah kertas suara terpakai sebanyak 1.962 suara, jumlah suara tidak terpakai sebanyak 1.415, dan jumlah kertas suara terima 3.377 buah. (MH/SET/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru