oleh

Bupati Mabar Akan Cabut Ijin Pembangunan Sarana Wisata di Pulau Rinca

 

Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dulla (Bagian Kiri)

RADARNTT, Labuan Bajo – Bupati Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Agustinus Ch Dulla menegaskan, akan mencabut kembali rekomendasi pembangunan sarana wisata alam di Pulau Rinca yang dikeluarkan pada tahun 2013 lalu.

Hal itu dilakukan Bupati Dulla jika semua masyarakat Mabar menolak pembangunan tersebut.

“Bolehlah dicabut kembali kalau seluruh masyarakat menolak,” kata Bupati Dulla saat berdialog bersama forum masyarakat peduli pariwisata Mabar. Senin, (06/08/2018) di ruang kerjanya.

Dikatakan Bupati Dulla, jika aksi penolakan warga terjadi pada tahun 2013 lalu, memungkinkan untuk tidak memberikan rekomendasi ke PT. Komodo Segara Lestari.

“Saya telah tanda tangan pada tahun 2013, kalau aksi seperti ini dilakukan saat itu (2013, red) mungkin saya tidak merekomendasi,” pungkasnya.

Rafael Todowela koordinator aksi meminta Bupati mengeluarkan kebijakan untuk membatalkan rekomendasi atau mencabut ijin pembangunan PT. Komodo Segara Lestari.

“Bapak memiliki power sebagai pemimpin daerah ini. Secara teknis Bapak mengeluarkan berita acara pembatalan atau mencabut ijin pembangunan sarana wisata alam oleh PT. Komodo Segara Lestari,” kata Rafael.

Rafael beralasan jika pembangunan di Pulau Rinca terus berlanjut maka pihaknya yakin ekosistem flora dan fauna di kawasan konservasi Taman Nasional Komodo perlahan akan punah.

“Kami berpikir untuk 100 tahun lagi, jika ini dibiarkan maka komodo sebagai binatang langkah yang telah ditetapkan 7 keajaiban dunia akan hilang. Tugas kita adalah menjaga binatang itu agar eksistensinya bertahan hingga anak cucu kita,” ucap Rafael.

Bupati Mabar melalui Dinas Pariwisata menerbitkan rekomendasi nomor 596/44/II/Bupati/2013 kepada PT. Komodo Segara Lestari untuk membangun sarana wisata alam di Pulau Rinca. (MH/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru