oleh

Matheus Siagian Gelar Wuat Wa’i di Ndiheng

 

Ket: Matheus S. N. Siagian menggelar ritus adat perutusan (wuat wa’i) di Kampung Ndiheng, Desa Tiwu Riwut, Kecamatan Mbeliling, Selasa (28/08/2018)

RADARNTT, Labuan Bajo  – Politisi NasDem Manggarai Barat Matheus S. N. Siagian menggelar ritual adat perutusan (wuat wa’i) di Kampung Ndiheng, Desa Tiwu Riwut, Kecamatan Mbeliling, Selasa (28/08/2018) malam. Untuk maju dalam pemilihan legislatif pada Juni 2019.

Ketua Panitia Ritual Adat Wuat Wa`i untuk Matheus Siagian, Wiliam menjelaskan acara ritual tersebut merupakan acara adat dalam rangka memberikan restu serta pengutusan kepada Matheus Siagian yang mau maju dalam perhelatan Pileg Manggarai Barat 2019.

“Wuat Wa`i ini untuk memberikan pengutusan bagi seseorang yang mau berjuang, dan saat ini, Pak Matheus mau maju untuk menjadi DPRD sehingga atas dasar itu, dilakukan upacara adat tersebut,” kata Wiliam.

Wiliam menjelaskan Ritual Wuat Wa`i tersebut juga merupakan ritual yang isinya memohon perlindungan dari para leluhur kepada calon legialatif Matheus S. N. Siagian.

Wiliam berkisah, pertama kali seorang Matheus Siagian memiliki niat besar untuk menjadi wakil rakyat berawal dari Kampung Ndiheng. Oleh karena itu menurutnya momentum tersebut harus disyukuri.

“Kami mempercayai ritual ini memberikan kekuatan baik rohani maupun jasmani bagi Pak Matheus dalam sebuah pertarungan politik,” jelasnya.

Pantauan media ini, ritual tersebut dipimpin oleh seorang tokoh adat yang paling dihormati di Kampung Ndiheng.

Sebelum digelar upacara adat Wuat Wa`i, ada kata penyampaian yang disampaikan oleh seorang tokoh adat sambil memegang seekor ayam putih dan juga selembar uang keetas pecahan lima puluh ribu rupiah.

Sementara itu saat acara dimulai, digelar pula doa dalam bahasa Manggarai sambil seorang tokoh ada memegang ayam merah.

“Ayam merah menunjukkan keperkasaan, kejantanan serta kepahlawanan seseorang. Itu ditujukan buat calon DPRD Matheus Siagian yang akan bertarung nanti,” jelasnya.

Tua Golo Ndiheng Benediktus Baru dalam sambutanya, mengatakan acara ini merupakan sejarah bagi masayarakat Ndiheng terhadap perjalanan hidup seorang Matheus Siagian dalam karir politiknya.

“Malam ini adalah sejarah bagi masyarakat Ndiheng dan Pak Matheus terutama dalam karir politiknya pada hari yang akan datang,” katanya.

Menurut Benediktus, masyarakat Ndiheng baru pertama kali menggelar acara Wuat Wai bagi sesorang yang akan berjuang di panggung politik.

“Kami baru melaksanakan hal seperti ini. Kami yakin momen ini merupakan titik awal menghantar Pak Matheus menuju panggung politik,” tuturnya.

Sementara itu, Matheus Siagian saat itu mengaku terharu dengan suasana yang menurutnya sangat unik. Ia mengaku dirinya memiliki niat maju menuju DPRD dari kampung Ndiheng dua tahun lalu.

“Kali pertama saya memiliki niat maju menjadi wakil rakyat itu dari kampung ini, tepat dua tahun lalu. Sehingga saya juga harus berangkat dari kampung ini. Terima kasih atas semua dukungan keluarga besar Ndiheng, semua ini nanti akan saya persembahkan untuk Ndiheng,” tutur Matheus.

Acara ritual Wuat Wa`i tersebut dihadiri oleh ketua DPD NasDem Manggarai Barat Edi Endi dan Politisi NasDem lainnya. Selain itu dihadiri ratusan warga Kampung Ndiheng. (MH/SET/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru