oleh

Polemik Pembangunan di Pulau Rinca, DPRD Akan Panggil Bupati Mabar

 

Ket: Pendemo Ditemui Ketua DPRD MABAR Blasius Jeramun

RADARNTT, Labuan Bajo — DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT, akan segera memanggil Bupati Mabar Agustinus Ch Dulla untuk meminta penjelasannya terkait rekomendasi yang dikeluarkan untuk izin PT. Komodo Segara Lestari.

“Hari ini kami akan segera menyurati Bupati untuk minta klarifikasinya terkait pembangunan sarana wisata di Pulau Rinca”, kata Ketua DPRD Mabar Blasius Jeramun usai dialog bersama warga Mabar yaang menolak pembangunan sarana wisata di Rinca. Senin, (06/08/2018).

Selain Bupati, DPRD Mabar juga akan memanggil Balai Taman Nasional Komodo termasuk pihak investor, PT Komodo Segara Lestari.
“BTNK juga akan panggil termasuk PT. Komodo Segara Lestari kami panggil, kami undang untuk dengar pendapat,” kata Blasisus.

Dikatakan Blasius, pihaknya akan segera menyurati PT. Komodo Segara Lestari untuk menghentikan sementara aktivitas pembangunan di Pulau Rinca.

“Hari ini juga kita surati perusahaan itu (PT. Komodo Segara Lestari, red) untuk menghentikan aktivitas pembangunan di sana (Pulau Rinca, red)”, tegas Blasius.

Pantauan media ini, saat dialog berlangsung semua anggota DPRD Mabar sepakat untuk menolak pembangunan sarana wisata alam oleh PT. Komodo Segara Lestari di kawasan konservasi TNK.

“Kita harus sepakat ya, pembangunan sarana wisata di Pulau Rinca itu harus dibongkar. Kita ke sana besok, termasuk yang di Pantai Pede, Hotel Ayana dan lain-lain itu. Kita bongkar semuanya”, kata Marselus Jeramun salah seorang anggota DPRD Mabar.

Usai berdialog dengan DPRD Mabar, massa aksi melanjutkan protes ke Kantor Bupati Mabar dan Balai Taman Nasional Komodo. (MH/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru