oleh

Hendrikus Tamur Dirikan PAUD dan PKBM Untuk Pemberdayaan

RADARNTT, Ruteng — Hendrikus Tamur yang akrab disapa Hendrik, sosok pemuda yang tangguh untuk memperjuangkan nasib anak-anak dan masyarakat sekitar desanya, melalui pendirian lembaga PAUD dan PKBM yang berada di Desa Lolang Kecamatan Satar Mese Kabupaten Manggarai NTT.

Ditemui radarntt di lokasi PAUD yang berdiri sejak tahun 2016 itu, Hendrik menceritakan latar belakang keinginannya membangun PAUD dan PKBM demi pemberdayaan (Kamis, 02/08/2018),

“Awalnya saya merespon terhadap anak anak di lingkungan kami yang sering bermain tanpa pendidikan, saya juga sering melihat sebagian anak membantu orang tuanya pergi ke kebun di usia lima tahun ke bawa, usia usia emas seperti itu sebenarnya wajib berada di pendidikan usia dini, mereka harus dididik secara baik, karena merekalah penerus bangsa dan negara ini kedepannya,” tuturnya.

Hendrik menambahkan “Hal yang sama juga saat berkeinginan mendirikan PKBM pada tahun 2016, saya rintis bermula dari rasa prihatin terhadap banyak anak anak yang putus sekolah.”

“Mereka tidak punya skil apa apa, banyak merantau bermodalkan nekat, tanpa di bekali ijasah, sehingga PKBM inilah solusinya memperoleh Ijasah dengan sekolah tanpa biaya karena PAUD dan PKBM yang saya bangun murni untuk pemberdayaan dan tanpa biaya sepeserpun dari peserta didik”, katanya.
Lebih jauh dikatakan Hendrik, “Di PKBM ini program pendidikannya antara lain yaitu, Paket A, B, C, setara SD, SMP, SMA, sedangkan bidang lainnya seperti pangkas rambut, mebel, tenun, perbengkelan, dan kini saya ingin merambah ke kursus komputer.”

Ia berharap, adanya campur tangan dari pihak pemerintah turut membantu untuk melengkapi seluruh fasilitas yang di butuhkan guna menunjang kegiatan proses belajar mengajar di PAUD dan PKBM miliknya.

Untuk diketahui jumlah tenaga pengajar lembaga PAUD pada awalnya 2 orang kini menjadi 5 orang sedangkan lembaga PKBM jumlah tenaga pengajarnya sebanyak18 orang dengan standar ijazah S1 dari berbagai disiplin ilmu berbeda, untuk mendidik siswa PAUD sebanyak 75 siswa dan PKBM yang telah mengikuti ujian 74 orang yang masih proses belajar 64 orang, semua peserta belajar PKBM mengikuti pelajaran sesuai tingkat kelasnya masing masing. (AJ/Set/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru