oleh

RA Ditahan di Sel Polres Manggarai.

Ket foto: Janggat Yance pengacara senior dari korban Melkior Marseden Sehamu.

RADAR NTT, Kupang — Kasus RA yang sebelumnya menjadi viral di media sosial kini sudah ditingkatkan statusnya menjadi tersangka, RA ditetapkan tersangka oleh penyidik Polres Manggarai (Selasa, 25/09/2018).

Rabu siang Tanggal 22 September 2018 wartawan radarntt berupaya menemui langsung Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Manggarai, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Satria Wira Yudha untuk meminta konfirmasi terkait RA jadi tersangka, namun pihak kepolisian yang sedang piket mengatakan kapolres masih di Jakarta.

Tak hanya mendatangi langsung, media ini juga menghubungi melalui pesan WatsApp, Sayangnya pesan yang disampaikan tidak di buka.

Humas Polres Manggarai Ipda Daniel Djihu dihubungi, Rabu 26 September 2018, membenarkan bahwa tersangka RA sudah ditahan.

“RA sudah ditahan Selasa malam dan sekarang sedang ditahan di Sel Polres Manggarai,” tuturnya melalui pesan WhatsApp.

Janggat Yance, SH. pengacara dari korban Melkior Marseden Sehamu atau Eki, kepada media ini mempertanyakan kinerja kepolisian yang menangani kasus kekerasan yang menimpa klienya itu.

“Saya sangat mempertanyakan kinerja kepolisian yang terlalu lama mentersangkakan RA, kan buktinya jelas ada dalam rekaman vidio yang sudah viral, RA jelas-jelas melakukan tindakan penganiayaan secara bersama-sama, melakukan penyekapan, dan tindakan persekusi terhadap Eki lalu di sebarluaskan lewat akun sosial,” tuturnya.

Yance juga menjelaskan, kasus ini adalah kasus kejahatan yang transparan dan disaksikan oleh berbagai pihak serta menguji konsistensi kita sebagai negara hukum.

Lebih lanjut Yance menjelaskan, masyarakat bisa menilai apakah kasus ini merupakan penganiayan ringan atau penganiayan berat, Penyekapan atau kekerasan bersama sama lalu di lenyapkan jadi satu, itukan menjadi pertanyaan publik nantinya, polisi di uji dalam kasus ini, sejauh mana negara bisa mewakili dan melindungi masyarakatnya dari seluruh bentuk ancaman.

Yance berharap, polisi sebagai ujung tombak penegak keadilan mewakili negara dan mampu melindungi dan mengayomi masyarakat dari perlakuan seperti tindakan kekerasan, dan jangan sampai kasus ini menjadi presen buruk untuk kejahatan-kejahatan lain di Manggarai.

Untuk diketahui kasus yang menimpa penyanyi kondang ini bermula dari seorang bernama Melkior Marseden Sehamu atau Eki, melakukan chating dengan istri tersangka RA via Masangger Facebook, Dalam chating tersebut Eki mengajak TTM kapada istri tersangka RA sehingga menimbulkan amarah dari tersangka RA dan dilanjutkan pencarian terhadap Eki, dengan etikat baik, Eki mendatangi rumah tersangka RA untuk meminta ma’af atas perbuatnya, namun Eki mendapatkan tindakan kekerasan dari tersangka RA lalu di viralkan lewat Facebook. (AJ/SET/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru