oleh

RA Jadi Tersangka, Ini Penjelasan Kasat Reskrim AKP Satria Wira Yudha

 

Penyanyi RA telah resmi menyandang status tersangka

Radar NTT, Ruteng — Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Manggarai, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Satria Wira Yudha merespon atas pertanyaan Radar NTT via WhatsApp, Kamis, 27 September 2018 terkait RA jadi tersangka.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Manggarai, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Satria Wira Yudha melalui pesan WhatsApp mengatakan, RA di sangkakan dengan Pasal 351 (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)

“Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, hasil visum, dan analisa yuridis Penyidik, RA disangkakan dengan Pasal 351 (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP),” tulisnya.

Dikatakan Kasat Wira Yudha, untuk pasal 351 ayat (2) itu penganiayaan menyebabkan “luka berat” bukan luka-luka seperti statement salah satu praktisi hukum di Media Online.

Kasat Wira Yudha menyebutkan, hasil visum ada luka lecet di dalam rongga mulut, tapi luka tersebut tidak membuat korban terhambat aktifitasnya, jadi tidak termasuk kategori luka berat hanya luka biasa, sehingga penyidik berkeyakinan unsur pasal yang terpenuhi pasal 352 ayat (1).

Lebih lanjut Kasat Wira Yudha mengatakan, untuk UU ITE hanya mengatur tentang larangan pentransmisian secara elektronik konten-konten yang mengandung perjudian, pornografi, pencemaran nama baik, penghinaan, “ancaman kekerasan” sesuai pasal 27 dan pasal 45 UU ITE, sedangkan yang terjadi pada kasus RA adalah sudah terjadi perbuatan pidana penganiayaan yaitu pasal 351 ayat (1) dalam KUHP.

Kasat Wira Yudha menghimbau kepada para pakar pidana di Ruteng, Agar jangan memenggal-menggal bahasa hukum, supaya masyarakat paham secara utuh dan tidak sumir.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rabu 26 September 2018, radarntt berupaya menemui langsung AKP Satria Wira Yudha di ruanganya, Pihak kepolisian yang sedang piket mengatakan, “Beliau masih ada di Jakarta.”

Tak hanya itu, media ini mencoba mengkonfirmasi dengan melalui WhatsApp, Pesan itupun tidak dibuka, AKP Satria Wira Yudha baru merespon pertanyaan wartawan radarntt pada Hari Kamis, 27 September 2018. (AJ/SET/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru