oleh

Para Sopir Mengeluh Karena Jalan di atas Jembatan Alorongga Rusak

 

RADARNTT, Mbay – Sopir bemo mengeluh karena jalan diatas Jembatan Alorongga ditutup, padahal jalan itu merupakan poros utama yang menghubungkan Kota Mbay menuju kawasan wisata di Riung Kabupaten Ngada (Jumat, 03/08/2018).

Sopir bemo jurusan Riung – Mbay mengeluh lantaran jalan di atas jembatan panjang Alorongga rusak hingga kini belum diperbaiki.

Menurut informasi masyarakat sekitar  tiga hari kendaraan roda empat dan roda enam tidak bisa melewati lagi di jalur ini. Hal ini disebabkan lubang menganga yang cukup lebar di atas jembatan panjang itu.

Pantauan radarntt dilokasi, para penumpang yang hendak ke kecamatan Riung terpaksa menumpang Bemo Mbay dari Terminal Danga menuju Jembatan Alorongga dengan membayar 5.000 rupiah dengan menempuh jarak kurang lebih 800 meter.

Silvester Randu (33) sopir Bemo Selebritis, mengatakan kami terpaksa menunggu penumpang di pinggir jembatan Alorongga ini. Dikatakannya tarif pembayaran penumpang dari kecamatan Riung Kabupaten Ngada adalah 20.000,- rupiah tarif itu pada saat jembatan berfungsi normal, karena sekarang diblokir maka biaya membengkak sampai terminal Danga menjadi 25.000,- rupiah.

Kemudian Silvester menambahkan, “Kami sangat rugi jika harus melewati jalan alternatif di kelurahan Aloripi, karena setiap kali kendaraan lewat tempat tersebut harus membayar kepada oknum masyarakat.” “Kami rugi jika melewati jalur alternatif itu karena pendapatan kotor sehari hanya 150.000,” sambungnya.

Ia berharap, Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo melalui Dinas Pekerjaan Umum segera mengatasi lebih cepat perbaikan jalan ini. Karena bila musim hujan tiba maka jalan di kelurahan Aloripi tidak akan bisa dilewati kendaraan karena banjir, pungkasnya. (FB/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru