oleh

Polres Rote Ndao Selidiki Kasus Terbakarnya Mobil Milik Ketua Panwaslu, Ini Kronologinya.

RADARNTT, Ba’a – Dugaan kasus bakarnya dua unit mobil milik ketua Panwaslu Rote Ndao Nusa Tenggara Timur (NTT) Tarsis Toumeluk, yang dilakukan oleh orang tak di kenal pada Jumat  06 Juli 2018  di desa Maubesi kecamatan Rote Tengah saat ini telah di tangani Penyidik Polres Rote Ndao, hal ini  disampaikan oleh Kapolres Rote Ndao Murry Mirranda melalui Kasubag Humas Aipda Anam Nurcahyo saat dikonfirmasi wartawan kamis (12/07/2018).

Menurut Anam Nurcahyo, kejadian itu diketahui sekitar pukul 02.47 wita, ketika saksi Yerni Dethan bangun tidur dan menuju dapur untuk buang air kecil dan saksi mendengar suara anak anjing yang sedang menggonggong dan adanya bunyi suara seperti orang yang sedang mengusir anjing.

Setelah itu saksi melihat dari celah lubang antara pintu samping dan pintu dapur, melihat adanya nyala api dari arah sebelah kiri rumahnya, namun saksi tidak tahu jelas dikarenakan terhalang dengan cahaya lampu yang berada diluar rumah, kemudian saksi mematikan lampu luar, dengan maksud untuk bisa melihat dengan jelas asal nyala api tersebut.

Kemudian lanjut Anam, saksi melihat kembali melalui celah rumahnya dan saksi memastikan bahwa api tersebut berasal dari rumah Ketua Panwas Kabupaten Rote NdaoTarsis Toumeluk tepatnya digarasi mobil,kemudian saksi berteriak meminta tolong dan memanggil Keponakannya Risto Mooy dan Fitro Muloko, dengan maksud untuk meminta bantuan.

Lebih lanjut diceritakan  Anam ,  pada saat  saksi Yerni Dethan keluar dari rumahnya menuju jalan raya bertemu dengan sekelompok anak muda yang baru pulang dari acara pesta Pernikahan  di kelurahan Olalain, kemudian saksi langsung meminta bantuan kepada para pemuda tersebut untuk bersama sama membantu memadamkan api tersebut dan ketika saksi bersama dengan Para pemuda tersebut tiba di TKP, saksi melihat bahwa Mobil Toyota Avansa warna hitam milik ketua Panwaslu Kabupaten Rote Ndao sudah terbakar dengan api pada bagian seluruh pintu belakang.

Selain itu, mobil Pick-up Mitsubishi Colt 120 warna Putih DH 7025 DP yang diparkir disamping Mobil Toyota Avanza juga ikut terbakar pada bagian kanan ban belakang,kemudian saksi dan para pemuda langsung mengeluarkan Mobil Pick-up tersebut dari garasi sedangakan mobil avanza tidak dapat di keluarkan karena api cepat menyebar.

Anam Nurcahyo mengungkapkan tindakan oknum yang tak dikenal tersebut melanggar pasal 187 ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara dan selanjunya pihak Penyidik akan tingkatkan tahap ke penyidikan. (cta/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru