oleh

Kamboja Belajar Pengelolaan Irigasi Desa dan Bumdes dari Indonesia

RadarNTT, Surabaya — Selama 10 hari ahli irigasi dan agronom dari Kamboja belajar Ke Indonesia tepatnya mengunjungi Badan Usaha Milik (BUMDes) Desa Gedongarum, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur yang mengelola usaha irigasi tersie.

Kunjungan ini dihadiri oleh Meas Somica yang merupakan staf Operasional Inovasi Agrikultural Negara Kamboja.

Saat dikonfirmasi oleh radarntt, Minggu (22/07/2018), Rudy Suryanto selaku Sekjen Forum BUMDes Indonesia dan juga BUMDes.id Syncore menyampaikan terkait kunjungan ini.

“Hal ini bentuk nyata impian Syncore Goes To Asia dan praktik Bumdes yang mulai jadi rujukan negara-negara lain. Kedepan akan semakin banyak negara lain yg meniru Indonesia membangun dari desa.

Tim Bumdes.id Syncore ini beragam mulai akademisi, editor, ilustrator, programmer dan Videographer sehingga bisa mengemas training menjadi sistematis, dinamis dan menyenangkan.

Pada kesempatan ini juga didemonstrasikan bagaimana pemanfaatan Sistem Aplikasi Akuntansi Bumdes (SAAB) untuk monitoring dan pendampingan jarak jauh (PJJ),” ungkapnya.

Sementara itu Meas Somica Selaku Perwakilan KAMBOJA mengaku senang bisa belajar dari Indonesia.

“Kamboja tertarik untuk meniru praktik pengelolaan irigasi tersier oleh Desa guna memperdalam pemahaman tersebut, kami datang ke Bumdes.id Syncore ini untuk belajar secara khusus, bagaimana merancang dan menyelenggarakan program training dan pendampingan berkelanjutan untuk usaha irigasi di desa. Kami juga tertarik untuk mengundang tim Syncore untuk diskusi lebih lanjut di Kamboja,” katanya. (Yo/RN).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru