oleh

Ratusan Pecinta Pariwisata Demo Tolak Pembangunan Sarana Wisata di Pulau Rinca

Ratusan Pecinta Pariwisata Berdemo Tolak Pembangunan Sarana Wisata PT. Komodo Segara Lestari

RADARNTT, Labuan Bajo — Ratusan pecinta pariwisata dari berbagai profesi yang tergabung dalam Forum Masyarakat Penyelamat Pariwisata Manggarai Barat (Formapp Mabar), hari ini (Senin (6/08/2018) menggelar demonstrasi ke DPRD Mabar, Pemkab Mabar dan Balai Taman Nasional Komodo. Menolak pembangunan sarana wisata di Kawasan Konservasi Taman Nasional Komodo tepatnya di Pulau Rinca oleh PT. Komodo Segera Lestari diatas lahan seluas 22,1 Ha, di dalam zona konservasi Taman Nasional Komodo yang berlokasi di Pulau Rinca atau Loh Buaya oleh PT Komodo Segara Lestari (KSL) dengan luas area 22,1 Heaktare. Ketua FORMAPP Mabar Rafael Todowela kepada media ini mengatakan Forum Masyarakat Penyelamat Pariwisata Manggarai Barat, menolak dengan keras pembangunan rest area atau tempat istrahat dan tempat makan atau restauran di wilayah itu. “Hentikan semua aktivitas pembangunan investor di kawasan TNK yang mengganggu ekosistem binatang komodo dan merusak habitat asli satwa itu oleh PT Segara Komodo Lestari”, tegas Rafael. Ia mengharapkan pemerintah Manggarai Barat mencabut semua bentuk perizinan yang sudah atau akan diberikan kepada PT Segara Komodo Lestari. “Karena Pemda sebagai pemimpin daerah dan kepala wilayah memiliki hak penuh untuk menghentikan semua aktivitas yang bertentangan dengan kehendak rakyatnya”, kata Rafael.

Aksi Massa Sikapi Aktivitas PT. Komodo Segara Lestari di Pulau Rinca

Pendemo lainnya Matheus Siagian mengatakan alasan yang paling dasariah adalah kehadiran Taman Nasional Komodo adalah untuk tujuan konservasi bukan investasi. “Dengan demikian, segala apapun bentuk investasi yang terjadi dalam Taman Nasional Komodo, sudah jelas tidak sesuai lagi dengan tujuan awal kehadiran TNK sebagai area konservasi. Untuk itu, tujuan itu dengan tegas menolak”, kata pelaku pariwisata di Labuan Bajo itu. (MH/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru