oleh

Adhar Idris:Lantaran Barang Berharga,Sepupu Jadi Pemuas Birahi.

RadarNTT.com-Ruteng,-Adhar Idris, menggunakan modus pura-pura berpacaran hingga bersetubuh,layaknya suami istri dengan sepupunya sendiri dengan tujuan menggarap semua barang-barang berharga berupa perhiasan seperti cincin,kalung dan anting anting yang semuanya terbuat dari emas,hal ini disampaikan oleh Kanit PPA melalui Kasat Reskrim Polres Manggarai AKP Yuda Wiranegara,SH.Sabtu 04/04.

JB (17) adalah inisial korban yang juga sepupu Idris,sejauh ini masih duduk dibangku pendidikan kelas dua SMA,dan mengeyam pendidikan disalah satu SMA di Reo Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur(NTT)nyaris menjadi korban nafsu birahi lelaki dua anak tersebut.

Menurut Yuda, sesuai pengakuan Idris dirinya berpacaran dengan JB pada tahun 2012 silam dan melakukan persetubuan layaknya suami istri,awalnya pada bulan November 2012,dan Target utamanya adalah semua perhiasan milik korban,sehingga barang tersebut bisa dijual untuk pemenuhan kebutuhan rumah tangganya.

Pelaku yang sudah memiliki istri dan dua orang anak itu,menjalin hubungan asmara hingga sampai pada pencabulan,perbuatan pelaku baru diketahui oleh orang tua korban pada bulan Maret 2013 dan saat itu pihak korban langsung dilaporkan kasus tersebut ke Polres Manggarai.

Atas tindakanya,lanjut Yuda, Adhar Idris telah melanggar hukum dan dikenakan Pasal 81 ayat 2 UU NO.23 THN 2002 tentang perlindungan anak dan Pasal 64 ayat 1 KUHP dengan ancaman Minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara

Sejauh ini pelaku pencabulan anak dibawah umur masih ditahan diPolres Manggarai untuk ditindaklanjuti sesuai proses hukum yang berlaku.(*chn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru