oleh

Akademi Cody Kumpulkan 40 Programer Cilik di Bintaro

RadarNTT.com – Sekitar 40-an bocah cilik ambil bagian dalam lomba Kid’s Coding Competition 2015 yang digelar oleh Cody’s App Academy, sebuah startup digital di bidang pendidikan yang memiliki misi mengenalkan proses pembuatan aplikasi aliasprogramming sedini mungkin pada anak-anak.

Bertempat di Bintaro Entertainment Center, Tangerang, hari itu, Minggu (25/1/2015) pemenang lomba diumumkan setelah hari sebelumnya para peserta mengikuti workshop dan membuat karya di tempat yang sama. Tiga pemenang utama diganjar hadiahsmartphoneLumia dari Microsoft.

“Lombanya kreatif, juga membuat anak jadi mandiri karena orang tua menunggu di luar saat mereka belajar programmingsendiri,” komentar Faisal, orang tua dari Fairo Mahaputrado, pelajar kelas 5 SD yang berhasil menyabet gelar juara pertama dalam lomba tersebut.

Fairo sendiri mengaku gembira dengan keikutsertaannya dalam lomba. “Saya sangat senang!” ujarnya girang ketika ditemui Kompas Tekno usai turun panggung. Kedua tangannya sibuk menggenggam trofi dan smartphone Lumia.

“Ini (belajar programming) baru buat saya. Sebelumnya saya belajar buat animasi pakai PowerPoint,” tambah Fairo sebelum berlalu.

Building blocks

 Fairo yang baru berumur 10 tahun adalah potret generasi yang dibidik oleh Cody’s. Wisnu Sanjaya, pendiri dan CEO startup tersebut, adalah seorang programer kawakan yang melihat ada sebuah manfaat yang bisa “ditularkan” pada anak dengan belajar pemrograman.

Programming itu soal menemukan solusi untuk sebuah persoalan, jadi mereka belajar menjadi problem solver,” kata Wisnu.

Lomba Kids Coding Competition baru kali ini digelar oleh Cody’s, namun Wisnu mengaku sudah melihat antusiasme tinggi dari anak-anak dan para orang tua. Salah satu peserta, misalnya, ada yang datang jauh-jauh dari Yogyakarta.

Soal kompetisinya sendiri, meski terdengar serius, jangan bayangkan kegiatan “programming” untuk anak yang dilombakan Cody’s berupa baris kode dengan bahasa komputer yang njlimet. Sebaliknya, para peserta disuguhi antarmuka grafis dengan building blocks yang bisa disusun untuk menjalankan aksi-aksi tertentu dalam program.

Oik Yusuf/ Kompas.comWisnu Sanjaya, pendiri Cody’s App Academy

Contohnya bisa dilihat dalam gameCody’s App Academy yang mengajak anak untuk belajar pemrograman lewat game. Kegiatan pemrograman yang tadinya berkesan kaku ini pun berubah jadi menyenangkan untuk anak.

“Secara tidak sadar, melalui permainan itu mereka belajar. Soalnya kalau dari pertama dibilang akan ‘belajar’, sikapnya tak akan antusisas,” seloroh Wisnu.

Melalui usaha yang dirintis oleh Cody’s, Wisnu berharap dapat ikut serta membentuk mental generasi muda agar memiliki sikap inventor. “Kami ingin mereka nantinya bisa menciptakan karya yang berguna. Tak harus dengan membikin program, tapi bisa di bidang apa saja,” ujarnya.

Menghargai proses

Hal senada diutarakan oleh Technical Advisor Cody’s App Academy, Narenda Wicaksono, yang Minggu itu turut hadir dalam acara. Dia melihat bahwa anak masa kini banyak terpapar aneka konten dan aplikasi digital dari berbagai macam sumber.

Ketimbang hanya menjadi konsumen, kenapa anak tidak diajak ikut serta menjadi kreator aplikasi? Itulah salah satu motivasi yang mendorong inisiatif Cody’s.

Oik Yusuf/ Kompas.com
Game Cody’s App Academy mengajar programming melalui permainan dengan menyusun building block

Narenda juga melihat manfaat lain dari pemrograman bagi anak.

 “Dunia maya itu berbeda dari dunia nyata  Di dunia maya semuanya serba instan, sementara dalam kenyataan segala sesuatunya membutuhkan proses dan tidak terjadi begitu saja,” kata Narenda.

“Nah, programming itu mengajarkan anak untuk menghargai proses karena dilakukan langkah demi langkah. Kalau menemui masalah harus dicari solusinya,” imbuh dia lagi.

Dengan mengenalkan programming sedini mungkin pada anak, kata Narenda, bukan tidak mungkin pada sudah dewasa nanti mereka akan menjadi programer yang lebih hebat dibanding generasi yang berkiprah sekarang.

Cody’s App Academy saat ini telah membuka ruang kelas di lantai tiga gedung Bintaro Entertainment Center. Tiga staf pengajar akan menyampaikan kelas pemrograman yang dibagi dalam tahapan basic, intermediate, dan advanced. Informasi selengkapnya bisa diperoleh di situs CodyAppAcademy.com. (via Kompas.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru