oleh

Aksi Pemukulan Polwan Termasuk Tindak Pidana

RadarNTT.com,Jakarta-Pengamat Kepolisian Bambang Widodo menilai, kasus pemukulan yang dilakukan oleh A Manurung yang merupakan keponakan Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat terhadap Brigadir Ernaya beberapa waktu lalu, tidak semestinya terjadi.

“Warga biasa atau siapa saja, jika melakukan pemukulan jelas salah. Apalagi jika pemukulan yang dilakukannya itu terhadap pihak kepolisian,” kata Bambang Widodo Umar saat dikonfirmasi wartawan Senin (15/6/2015).

Ia menambahkan, bagaimanapun juga, pemukulan termasuk tindak pidana. “Jika seperti itu, tentu hal itu termasuk tindak pidana. Tidak semestinya dengan cara pemukulan”.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa Brigadir Ernaya, anggota Dikyasa Polda Metro Jaya, tengah mengendarai sepeda motornya di Jalan Otista Raya 3 pada sabtu 13 Juni 2015. Ia terserempet mobil Nisan Serena bernopol B 1770 NFP yang dikendarai oleh A Manurung.

Karena tidak terima, Brigadir Ernaya kemudian memukul kaca samping mobil Manurung. Manurung lalu menghentikan mobilnya dan menghampiri Brigadir Ernaya. Sambil mengumpat kesal, ia memukul dada kiri Brigadir Ernaya.

Tidak terima mendapatkan perlakuan seperti itu, ia kemudian melaporkan ke Mapolsek Jatinegara. Lantaran diduga terjadi penganiayaan, pihak Polsek Jatinegara pun menjemput Manurung untuk diproses. (*okezone)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru