oleh

Berkas Bupati Sumbar Dinyatakan P-21

RadarNTT.com,Kupang,-Kasus dugaan korupsi pengadaan 158 unit sepeda motor tahun 2011 senilai Rp 3,2 milar di Kabupaten Sumba Barat (Sumbar) yang melibatkan Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango dinyatakan lengakap atau P-21 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Waikabubak.

Kasi Pidsus Kejari Waikabubak, Didit Adit Nugroho, SH kepada wartawan, Minggu (26/4) mengatakan berkas kasus dugaan korupsi pengadaan 158 unit sepeda motor di Kabupaten Sumba Barat (Sumbar) telah dinyatakan P-21. Dijelaskan Didit, berkas kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango telah dinyatakan lengkap sejak 8 April 2015 lalu oleh Kejari Waikabubak.

“Berkas kasus dugaan korupsi pengadaan 158 unit sepeda motor di Kabupatn Sumba Barat dengan tersangka Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango sudah dinyatakan lengkap (P-21),”kata Didit.

Disinggung soal kapan akan dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Didit enggan menjawab hal itu. Justru Didit mengelak dari pertanyaan tersebut. Hal yang sama, juga dijawab oleh Kasi Pidsus Kejari Waikabubak, Didit Adit Nugroho.saat ditanya soal kapan tersangka ditahan dirinya enggan kembali menjawab pertanyaan tersebut.”Tidak ada pertanyaan lain selain dua pertanyaan itu,”elannya.

Yang lebih menarik sidang kasus Pra peradilannya di Sumba Barat,kata Didit,Untuk diketahui, Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan sepeda motor pada tahun 2011 senilai Rp3,2 miliar.
Bupati melakukan intervensi untuk memenangkan perusahaan tertentu saat tender proyek pengadaan sepeda motor.

Buktinya Bupati mengirim disposisi ke PPK untuk memenangkan seorang rekanan bernama Fandy Tjiang. Adapun disposisi bupati sebanyak dua kali,yakni Pertama mengenai penambahan pengadaan sepeda motor dari sebelumnya ditetapkan 25 unit menjadi 158 unit, kemudian disposisi,dan kedua ialah menunjuk kontraktor pelaksana proyek ini. (*tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru