oleh

BSD Berencana Bangun Apartemen Senilai Rp 2 Triliun di Rasuna Epicentrum

RadarNTT.com-Jakarta,- Serpong Damai Tbk (BSD) berencana merilis dua proyek apartemen baru di Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, dan Taman Permata Buana, Puri Kembangan, Jakarta Barat.

Menurut Sekretaris Perusahaan PT Bumi Serpong Damai Tbk, Hermawan Wijaya, kedua proyek tersebut akan dirilis pada semester dua tahun ini, dalam waktu hampir bersamaan.

“Waktu peluncurannya hampir bersamaan. Namun, kami belum tentukan waktu pastinya. Yang jelas akan diperkenalkan kepada pasar pada semester dua 2015,” ungkap Hermawan kepada Kompas.com, Jumat (30/1/2015).

Lebih jauh Hermawan menjelaskan, proyek apartemen di kawasan terintegrasi Rasuna Epicentrum, berada di Lot 16. Lahan ini telah menjadi aset land bank BSD sejak diakuisisi dari PT Bakrie Swasakti Utama, pada kuartal pertama 2013.

“Nilai proyek atau gross development value (GDV) untuk apartemen di Lot 16 tersebut sebesar Rp 2 triliun. Kami tidak akan meluncurkan apartemen-apartemen tersebut sekaligus. Melainkan secara bertahap,” imbuh Hermawan.

Detail proyek, kata Hermawan, belum selesai dikerjakan. Meski begitu, dia memastikan bahwa apartemen di Rasuna Epicentrum tersebut akan dipatok dengan harga jual tak jauh beda dengan apartemen esksiting di kawasan tersebut.

Untuk diketahui, harga jual apartemen eksisting di kawasan Rasuna Epicentrum saat ini menyentuh angka Rp 35 juta per meter persegi hingga Rp 40 juta per meter persegi.

Sebelumnya diberitakan, Sinarmas Land Group sebagai induk usaha BSD, akan fokus di Jadebotabek pada tahun ini melalui pengembangan klaster-klaster baru, apartemen dan beberapa properti komersial.

Chief Executive Officer Group Sinarmas Land, Michael Widjaja, memastikan rencana bisnis kelompok usahanya kepada Kompas.com, usai peresmian pembangunan Courts Megastore di BSD City, Serpong, Kamis (29/1/2015).

“Kami akan konsentrasi di kawasan Jadebotabek. Bangun klaster-klaster perumahan di BSD City, Grand Wisata, Kota Deltamas, Kota Wisata, Legenda Wisata, apartemen di tengah kota Jakarta dan di Puri Kembangan, serta beberapa properti komersial,” tutur Michael.(sumber kompas.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru