oleh

Bupati Sumbar Sakit Di Rutan,Jaksa Harus Bertanggungjawab

RadarNTT.com,Kupang- Bupati Sumba Barat Jubilate Pieter Pandango selaku tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan 158 unit sepeda motor tahun 2012 senilai Rp 3, 2 Miliar di Kabupaten Sumba Barat, kembali jatuh sakit,hal ini disampaikan oleh Kuasa Hukum Tersangka Yohanes D Rihi, SH,Rabu 20 Mei 2015.

“Tersangka saat ini sedang dalam keadaan sakit di dalam sel Rumah Tahanan (Rutan) klas II B Kupang,”ujarnya.

Dijelaskannya,kondisi terakhir tersangka dalam keadaan sakit, dimana tersangka mengalami penurunan kondisi kesehatan yang membuat tersangka lemas. Bukan saja itu, kata Yohanes,kondisi kaki tersangka mengalami pembengkakan akibat luka dibagian kaki yang dideritanya cukup serius.

Ditegaskannya, jika terjadi sesuatu yang buruk pada tersangka, maka secara otomatis Jaksa Kejati NTT dan Kejari Waikabubak harus bertanggungjawab terhadap tersangka.

Menurutnya, Kejati NTT dan Kejari Waikabubak,saat dilakukan penahanan terhadap tersangka, dokter telah menyatakan bahwa kondisi tersangka sakit, namun Jaksa paksa manahan tersangka.

Kajati NTT, John W Purba, SH, MH saat dihubungi via telpon,terkait kondisi tahanan yang sakit diRutan,mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan secara tertulis baik dari pihak Rutan maupun pengacara yang menyatakan bahwa tersangka sedang sakit.

“Jika tersangka sedang dalam kondisi sakit, minimal harus ada hasil pemeriksaan dokter di Rutan yang menyatakan bahwa tersangka sedang sakit. Namun hingga saat ini, Kejati NTT belum menerima laporan dalam bentuk apapun,”ungkap Purba.

Ketika ditanya soal apakah akan dilakukan pembantaran terhadap tersangka lantaran kondisi sakit,Purba mengatakan, jika memang hal itu benar terjadi,maka akan dilakukan pembantaran agar dilakukan perawatan di Rumah Sakit (RS). Namun harus ada pemberitahuan melalui Pengadilan Tipikor Kupang. (*tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru