oleh

DAK 2009 Rp 41 M ,Kejari Oelamasi Kantongi Nama Tersangka

RadarNTT.com,Kupang,-Kejaksaan Negeri (Kejari) Oelamasi Kabupaten Kupang, akhirnya mengantongi dua nama yang akan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan 161 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kupang tahun 2009 senilai Rp 41 Milyar di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (PPO) Kabupaten Kupang,Nusa Tenggara Timur(NTT).

Kajari Oelamasi, Syarir Harahap, SH, MH melalui Kasi Pidsus Kejari Oelamasi, Eka, SH kepada wartawan, Senin,4/5 mengatakan dalam kasus dana Alokasi Khusus (DAK) di dinas PPO Kabupaten Kupang tahun 2009 senilai Rp 41 m untuk pembangunan 161 SD, Kejari Oelamasi telah mengantongi dua nama yang akan ditetapkans ebagai tersangka.

Dijelaskan Eka, dalam pembangunan 161 SD dari dana yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus(DAK) di Dinas PPO Kabupaten Kupang, tak satupun sekolah yang berhasil dibangun di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Kupang. Justru pembangunan tersebut gagal total.
“Tim penyidik sudah kantongi dua nama yang akan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan 161 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kupantg tahun 2009 senilai Rp 41 Milyar, “ kata Eka.

Menurut Eka, sesuai hasil pantauan langsung tim penyidik Kejari Oelamasi di lokasi pembangunan, tak satupun sekolah yang berhasil dibangun. Kini yang ada hanyalah tembok, pondasi, dan tiang cor yang mana hanya sebagian saja yang dibangun. Kasus dugaan korupsi tersebut, lanjut Eka, sebelumnya berstatus Penyelidikan dan kini telah dinaikan menjadi Penyidikan oleh Kejari Oelamasi. Hal itu sesuai dengan fakta-fakta yang ada serta hasil penyidikan yang dilakukan tim penyidik Kejari Oelamasi.

Ditegaskan Eka, nama-nama tersangka akan segera diumumkan langsung oleh Kajari Oelamasi, Syarir Harahap, SH, MH. Usai dimumkan, kedua tersangka akan dipanggil dan langsung ditahan. Mengenai nama kedua tersangka, Eka enggan membeberkan namanya, karena ditakutkan ketika nantinya dipanggil keduanya tidak akan datang untuk diperiksa sebagai tersangka. (*Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru