oleh

Dikhawatirkan Hilangkan Barang Bukti, Kejaksaan Negeri Kab. TTU Tahan 9 Orang Tersangka Dana DAK

Radar NTT. Com, Kefamenanu — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur, (TTU) khawatir 9 orang tersangka dari dugaan kasus dana DAK, akan bisa mengulang perbuatan yang sama, menghilangkan barang bukti, dan melarikan diri menahan sembilan orang tersangka yang diduga terlibat kasus dugaan korupsi dana alokasi khusus (DAK) bidang pendidikan di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten TTU.

Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Seksi Tindak Pidana Khsusus Kejari Kabupaten Timur Tengah Utara Frengky Radja, Senin (29/06/2015.

Frengky mengatakan bahwa 9 tersangka hari ini, harus ditahan sesuai dengan bukti yang tidak telah dimiliki kejaksaan dalam pemeriksaan sebelumnya.Penahanan tersebut dilaksanakan kejaksaan menurut ketentuan pasal 21 ayat 1 KUHAP. Katanya.

Frengky menyebutkan sembilan orang yang telah ditahan di Rutan Kefamenanu itu adalah:
1. Mantan Kepala Dinas PPO TTU Vinsensius Saba (kini menjabat kepala BPD),
2. Mantan ketua panitia pengadaan barang dan jasa,Edmundus Fallo(kinimenjabat Kabid Tendik Dinas PPO TTU),
3. Sekretaris panitia, Serfinus Tefa,
4. Anthonius Kapitan (anggota),
5. Paulus Karpada (anggota),
6. Petrus Kendjam (anggota),
7. Yosef Tanu (anggota),
8. Gabriel Paseli (anggota),
9. Jefry Totomone (kontraktor).

Mereka ditahan setelah sejak pagi diperiksa sebagai saksi di Kejari Kefamenanu. Usai pemeriksaan, status mereka dinaikkan menjadi tersangka langsung ditahan.

Kuasa hukum paaraa tersangka, Luis Balun, meminta kejari agar sembilan tahanan ini secepatnya disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang agar perkara mereka menjadi jelas.

Total anggaran DAK yang menjadi pokok dugaan dalam tindak pidana korupsi dalam perkara ini adalah Rp 47.524.696.099 untuk alokasi sejumlah kegiatan. (f1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru