oleh

DPRD Kota Kupang :Patung Unsur Pornografi Harus Dibongkar

RadarNTT.com-Kupang,-Terkait Patung yang baru dibuat oleh pemerintah Kota Kupang di Taman Ketapang Satu,kelurahan Tode Kisar, Kota Kupang Nusa Tenggara Timur(NTT), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Kota Kupang,akan panggil pihak yang membuat patung tersebut jika ada temuan unsur pornografi,hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Kupang Christian S. Baitanu, SH kepada wartawan di Kupang,Jumat 20/03

“kalau patung tersebut dibuat mengandung nilai seni kekhasan NTT,maka ini tidak jadi persoalan,akan tetapi jika ditemukan mengandung unsur pornografi sebaiknya di bongkar,bahkan DPRD Kota Kupang akan panggil pihak yang membuat dan mendesain patung tersebut.”ungkapnya.

Kota Kupang merupakan barometer budaya NTT,dengan demikian kalau membuat sebuah sejarah,atau benda seni harus dipikirkan secara matang soal dampaknya bagi masyarakat,serta nilai edukasinya harus tinggi, dan jangan ada unsur ponografinya.

Lebih lanjut,tambahnya,kalau membuat momen seperti itu,harus menggunakan unsur-unsur daerah masing-masing yang mengandung nilai seni budaya dan harus ada nilai edukasi bagi regenerasi dimasa yang akan datang.

Sementara itu, di tempat terpisah Lurah Tode Kisar Margaritha L,Nalle,SSTP,MM diruang kerjanya menjelaskan,bahwa patung yang dibangun oleh Pemkot melalui Dinas pekerjaan Umum(PU)Kota Kupang memiliki unsur pornografi,pasalnya ada telanjang dada pada patung tersebut.

Dia mengaku bahwa dirinya sebagai kepala wilayah ditempat tersebut, tidak tau soal pembangunan patung yang memiliki unsur pornografi itu.”saya tidak tau soal patung itu,karena tidak ada konfirmasi dari pihak pelaksana dari dinas PU kota Kupang,yang saya tau hanya desain pagar serta membuat pantainya lebih indah lagi.”katanya.

Dirinya berharap agar patung tersebut dirubah pada bagian atasnya sehingga tidak terkesan pornografi,apalagi saat ini,katanya, pantai-pantai harus di perbaiki karena kota Kupang akan di buat menjadi kota pariwisata. dia juga menjelaskan bahwa unsur pornografi pada patung tersebut bisa mempengaruhi moralitas anak remaja di Kota Kupang,apa lagi yang berkunjung ketempat tersebut merupakan kumpulan umur yang berbeda.(*tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

Berita Terbaru