oleh

Enam Bulan Kalau Tidak Mampu,Harus Ganti Kadishub

-News-116 views

RadarNTT.com-Kupang,-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kota Kupang memberikan tenggang waktu selama enam bulan kepada Dinas Perhubungan(Dishub)kota Kupang untuk membenah dan menuntaskan masalah kemacetan arus lalulintas dikota Kupang,selain diberikan tenggang waktu,DPRD juga telah memberikan peringatan keras kepada Kadishub dan jika dalam tenggang waktu yang dispakati tidak mampu mengatasi persoalan tersebut,maka kepala dinas Perhubungan kota Kupang akan segera diganti,hal ini dikatakan oleh Ketua DPRD Kota Kupang Yeskial Lodoe di ruang kerjanya. Selasa 11 Maret 2015.

“kalau memang dalam waktu enam bulan Dishub kota Kupang tidak bisa mengatasi masalah parkiran, kemacetan dan lainnya, yang terjadi di Kota Kupang maka saya kira memang perlu ada evaluasi,dan kalau boleh ganti saja kepala dinasnya.”pungkasnya.

Menurut Lodoe,menjadi pejabat dalam sebuah instansi bukan hanya untuk menduduki jabatan saja,akan tetapi harus mampu menjawab serta mengimplementasikan semua yang berkaitan dengan tupoksi kerja,dia juga menegaskan,kalau tidak bisa mengatasi masalah parkir, kemacetan dan persoalan lainnya di kota Kupang,maka sangatlah wajar kalau walikota katakan harus di evaluasi.

“jabatan itu bukan dikasih untuk duduk-duduk saja, tetapi kalau sudah menerima satu jabatan,konsekwensinya harus siap bekerja, dan kerja harus berhasi,kan aneh juga kalau jabatan sudah diberikan lantas dalam perjalanannya tidak berhasil,maka itu memang perlu di evaluasi dan evaluasi itu hal biasa, “tegasnya.

Lodoe juga menjelaskan, untuk mengevaluasi pejabat merupakan hak dan kewenangan pemerintah,pasalnya walikota yang mempunya hak untuk mengangkat dan mengantikan pejabatan tersebut,lebih lanjut dikatakannya, kalau dalam perjalanan pejabat yang di beri jabatan tidak bisa bekerja maksimal,maka harus diberikan rambu-rambu berupa perwali.
“kalau pejabatan tidak mampu mengemban tugas dengan baik maka dia harus di ganti sehingga bisa maksimal pekerjaannya untuk kepentingan masyarakat, “ujarnya.

Lodoe mengandaikan dirinya jika menjadi walikota pasti akan tindak tegas terhadap para pejabat yang tidak mampu bekerja untuk masyarakat,dirinya merasa heran, sebenarnya di kasih jabatan itu harus bisa bekerja kalau tidak bisa bekerja apa gunanya bertahan sebagai Kadis.

Misalanya masalah kemacetan yang di muka brimob sampai sekarang masih ada malah tambah ruwet lagi mobil yang parkir di Naikoten tambah padat.

Dirinya juga mengaku,kalau ia memiliki komitmen dan sependapat dengan Walikota Kupang Yonasa Salean.” saya sependapat dengan walikota kupang, apabila dalam waktu enam bulan Kadishub tidak bisa atasi masalah tersebut maka harus diganti,”sambungnya. (*Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru