oleh

Kejati NTT Geledah Ruang Kerja Karo Humas Setda NTT

RadarNTT.com,Kupang- Tindak lanjut laporan Aliansi Wartawan Peduli APBD NTT,tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), mendatangi dan menggeledah ruang kerja Karo Humas Setda NTT, Lambert Ibi Riti, Selasa (23/6) sekitr pukul 10.00 Wita

Penggeladahan tersebut terkait dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme(KKN) terkait dana kerjasama media sebesar Rp 900 juta diduga dilakukan oleh Karo Humas Setda NTT, Lambert Ibi Riti.

Kasi Ekmon Kejati NTT, Shirley Manutede, SH yang didampingi dua penyidik lainnya yakni Ridwan Angsar, SH dan Edwin, SH kepada wartawan mengatakan, yang dilakukan Kejati NTT merupakan tindak lanjut atas laporan wartawan peduli APBD NTT beberapa waktu lalu.

“Kami tiba sekitar pukul 10.00 Wita,dan wawancara Lambert Ibi Riti terkait alokasi dana kerja sama media sebesar Rp 900 juta, “ terang Shirley.

Shirley mengaku Kejati NTT masih menbutuhkan berkas lainnya yang berkaitan dengan proses penganggaran itu. Namun, saat dilakukan wawancara dengan Karo Humas Seda NTT Lambert Ibi Riti, berkas-berkas yang diminta belum dipenuhi seluruhnya.

Untuk itu, lanjut Shirley, pihaknya akan kembali berkoordinasi dengan Karo Humas Setda NTT untuk mendapatkan seluruh data-data yang diperukan dalam mengungkap kasus dugaan korupsi yang dilaporkan itu.

Ditegskan Shirley, dalam kasus itu masih berstatus penyilidikan belum penyidikan. Namun, tidak menutup kemungkinan akan ditingkatkan ke Penyidikan jika terdapat bukti permulaan yang cukup yang ditemukan oleh Kejati NTT.

Untuk diketahui, Kepala Biro Humas NTT diduga melakukan KKN pengalokasian dana media sebesar Rp 900 juta kepada 12 media di NTT, yakni TVRI Kupang sebesar Rp 141 juta, Sindo TV Rp 115 juta, AFB TV Rp 95 juta, Radio Swara Timor Rp 61 juta, Radio Suara Kupang Rp 34,5 juta, Radio Kaisarea Rp 39 juta. Selanjutnya ada Tabloid Kabar NTT Rp 56 juta, Radio Suara Kasih Rp 34,5 juta, Tabloid Fortuna Rp 70 juta, Tabloid Likurai Rp 40 juta dan LPP RRI Rp 25 juta. (*R1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru