oleh

Keluarga Korban Resahkan Polisi Pada Penanganan Kasus Pembunuhan di Malaka

Radar NTT.Com, Malaka – Keluarga merasa resah sekali terhadap Kepolisian terkait penyelesaian kasus dari korban pembunuhan Aloysius Bria Taku oleh oknum Petrus Taek, di desa Wemeda Kecamatan Malaka Timur Kabupaten Malaka. Pasalnya kasus pembunuhan terjadi sudah sejak dari tahun 2013 silam, namun belum ada kepastian penanganan hukum secara serius oleh aparat kepolisian terhadap pelaku hingga detik ini.

Hal tersebut disampaikan langsung Pihak Keluarga Gaspar L, ketika dijumpai Radar NTT di kota Betun Kabupaten Malaka sabtu siang, 13/06/15.

Gaspar Pihak keluarga korban merasa kesal terhadap lambatnya penuntasan kasus pembunuhan dikabupaten Malaka yang lagi ditangani aparat penegak hukum. Kasusnya sudah terjadi dari tahun 2013 silam,namun masih berlarut-larut ditangan aparat hukum, bahkan belum ada kepastian hukum terhadap pelaku pembunuhan hingga saat ini.

Ia mengaharapkan agar aparat segera tegas menyelesaikan kasus tersebut, sehingga keluarga merasa adil akan tindakan kejahatan yang dilakukan tersangka.

Sementara itu, IPTU Soleman Maunino selaku Kepolisian Sektor (Kaplosek) Kecamatan Malaka Timur yang dikonfirmasi langsung wartawan diruang kerjanya pada waktu yang sama, enggan menjelaskan tanggal pelimpahan berkas, namun menyampaikan berkas kasus pembunuhan terhadap korban Aloysius Bria Taku, telah dilimpahkan kepada kejaksaan Negeri Atambua.

Oknum tersangka kasus pembunuhan adalah Petrus Taek. Dan disebutukan terhadap saksi-saksi yang telah diminta keterangan terhadap kasus pembunuhan sudah sebanyak 30 orang.tuturnya.(nus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru