oleh

Kesiapan SDM Prioritas Utama Dalam Pencarian dan Pertolongan Bencana

RadarNTT.com,Kupang,-Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya menegaskan,betapa pentingnya kesiapan dan kerja sama dalam menghadapi bencana,dirinya lebih menekankan kepada kesiapan Sumber Daya Manusia,hal ini disampaikannya saat pembukaan Rakor Search And Rescue (SAR) Daerah Sosialisasi UU No. 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan,di Hotel Aston Kupang,Rabu 15/04

Bencana bisa datang kapan saja,karena itu kesiapan Sumber Daya Manusia menjadi hal yang utama dalam pencarian dan pertolongan korban bencana atau musibah.Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa topografi NTT sebagai daerah kepulauan dengan luas lautan lebih besar dari daratan cukup akrab dengan bencana.

Karena itu,Lebu Raya meminta dukungan dari berbagai pihak terutama Komisi V DPR dan Basarnas untuk menyediakan perbagai fasilitas dan sarana dalam mengantisipasi bencana di NTT, Pada tempat yang sama,Lebu Raya juga menandatatangani Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Basarnas.

Sementara Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis, menyampaikan bahwa Komisi V sebagai mitra dari Basarnas mendukung penuh penguatan dan peningkatan fasilitas dan peralatan yang diperlukan oleh Basarnas dalam melaksanakan tugasnya.

Francis menjelaskan dari tahun ke tahun anggaran untuk Basarnas mengalami peningkatan. “Komisi V meminta Badan SAR untuk bertindak aktif melakukan sinergi dengan instansi terkait khususnya dengan Pemda. Karena pada dasarnya Basarnas tidak bisa bekerja sendiri”,pungkasnya.

Pada tempat yang sama,Kepala Badan SAR Nasional dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Biro Hukum dan Kepegawaian Badan SAR Nasional Agung Prasetyo SH menyampaikan bahwa Basarnas tidak dapat bekerja sendiri dalam setiap operasi SAR tanpa adanya peran serta dan dukungan baik dari berbagai pihak.

“Keberhasilan dalam memberikan jasa SAR adalah merupakan hasil kerja sama dan sinergisitas di antara elemen internal Badan SAR Nasional maupun hasil koordinas dan kerjasama yang baik dengan organisasi berpotensi SAR.” tandasnya.

Dirinya juga menyambut gembira penandatangan Nota Kesepahaman Bersama antara Badan SAR Nasional dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sementara Ketua Panitia Rakor, Ketut Gede Ardana dalam Laporannya menyampaikan bahwa tujuan utama dari Rakor adalah menciptakan koordinasi dan kerjasama dengan organisasi berpotensi SAR dan berbagai pihak untuk menumbuhkembangkan Budaya SAR kepada seluruh masyarakat.(Biro Humas NTT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru