oleh

Kucurkan Dana RP 17 Miliar Lebih,Tingkatkan Produksi Pertanian

RadarNTT.com,Ruteng-Untuk mewujudkan swasembada pangan padi,jagung dan kedelai, Kementrian Pertanian Republik Indonesia kucurkan dana sebesar RP 17. 147.360.000,dengan tujuan meningkatkan produksi para petani serta meningkatkan ekonomi kelompok tani yang ada didaerah itu.

Wakil Bupati Manggarai,Deno Kamelus dalam sambutan pada acara penandatanganan MOU tentang pelaksanaan UPSUS Swasembada pangan antara pemerintah kabupaten Manggarai dengan Kodim 1612 Manggarai,mengatakan Anggaran 17 miliar lebih tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus induk tahun 2015 dan DAK tambahan Kementrian Pertanian,kegiatan diselenggarakan di Aulah Ranaka,

Deno juga merincikankan, dana Bantuan Sosial(Bansos) kabupaten Manggarai tahun 2015 disalurkan kepada kelompok tani sebagai berikut,yakni Alokasi anggaran dalam kegiatan Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT) 1.000 Ha padi dan sawah yang melibatkan 40 kelompok tani dengan anggaran sebesar Rp 2.900.000.000.Target produksi yang ditetapkan sebesar 5,5-5,6 Ton per hektar area, sedangkan GP-PTT kedelai seluas 500 Ha dan melibatkan 50 kelompok tani dengan anggaran RP.902.000.000

Sementara dana optimasi lahan padi sawah Rp.4.536.000.000 dengan luas 3.780 Ha dengan melibatkan 236 kelompok tani yang tersebar di 11 kecamatan sedangkan dana yang disiapkan mendukung rehabilitasi jaringan irigasi tersier sebesar Rp.6 Miliar untuk areal seluas 4.800 Ha dan dikerjakan secara swakelolah oleh 77 kelompok tani.

Selain itu kata Deno, pemerintah menyiapkan pupuk dan benih untuk 139 kelompok tani pada kecamatan Ruteng, Wae Rii,Reok Barat,Satarmese dan Satarmese Barat.Sambungnya,untuk mengatasi kesulitan tenaga kerja maka pemerintah telah mengalokasikan pada tahun 2015 berupa traktor roda dua sebanyak 48 unit dan saat ini ada penambahan 28 unit dan dihibakan ke kelompok tani yang note bene dua kali tanam tiap tahun Khusus pada wilayah persawahan yang memiliki air permukaan maupun air tanah,kata Deno, pemerintah telah menyiapkan mesin pompa empat dim sebanyak tujuh unit sebagai penambahan mesin pompa air yang sudah ada.

Deno juga menambahkan,pemerintah juga telah menyiapkan alat dan mesin pertanian,seperti mesin penggiling padi sebanyak lima unit,mesin rontok padi sebanyak 32 unit,mesin panen empat unit dan pemipil jagung empat unit.(*chn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru