oleh

Mantan Kabag Tata Pem Dituntut 1,6 Tahun Penjara

RadarNTT.com,Kupang- Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tatapem) Kota Kupang Demos Rame Hau terdakwa dalam kasus dugaan korupsi tanah hibah seluas 40 Ha di Manulai II, dituntut selama 1,6 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati NTT di Pengadilan Tipikor Kupang,Nusa Tenggara Timur(NTT).Senin (15/6)

Menurut JPU, terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dalam pengadaan tanah seluas 40 Ha di Manulai II tahun 2007 lalu.

Ditegaskan JPU, perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan memperkaya diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi dengan menyalahgunakan jabatan atau sarana yang ada padanya sehingga merugikan kerugian keuangan negara.

Selain dituntut selama 1,6 tahun pejara, terdakwa juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 50 juta. Dengan catatan, jika terdakwa tidak membayar denda tersebut setelah putusan hakim berkekuatan tetap, maka akan diganti dengan pidana penjara selama enam bulan.

Menurut JPU, perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diatur dan diancam dalam pasal 3 (1) UU RI No 31/1999 yang diubah dengan UU RI No 20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, Jo pasal 18 Jo, pasal 55(1) ke-1 KUHP. Yohanes D Rihi, SH yang ditemui usai sidang mengatakan bahwa dirinya selaku kuasa hukum terdakwa akan mengajukan pembelaan atas tuntutan JPU terhadap terdakwa.

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan dipimpin majelis hakim, Khairulludin didampingi dua hakim anggotanya masing-masing, Jult Lumban Gaol dan Anshyori Saefudin. Terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Yohanes D Rihi, SH. Turut hadir JPU, Hemran Detak, SH dan Emy Jehamat, SH. (*R1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru