oleh

Masalah Kesehatan di NTT,Tanggungjawab Semua Pihak

RadarNTT.com-Kupang,-Kesehatan bukan hanya urusan pemerintah ataupun dokter tetapi masyarakat pun harus peduli terhadap masalah kesehatan, utamanya tindakan pencegahan dan sosialisasi,hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Humas Setda Drs. Lambertus. L. Riti, MT melalui Kepala Bagian Pelayanan Masyarakat dan Hubungan Kelembagaan, Dra. Lidia Dunga Poety. MM pada acara BKK,Biro Humas menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT,di aula Kementrian Komunikasi dan Informatika Kota Kupang.Kamis 26/03.

Menurutnya,peran media massa sangat diperlukan untuk mencegah timbulnya suatu penyakit, karena itu bakti sosial kesehatan yang diadakan Biro Humas Setda NTT, juga melibatkan media massa.Dengan harapan dapat ikut mempromosikan atau menyosialisasikan pencegahan terjadinya suatu penyakit. Salah satunya dengan cara memeperbaiki pola makan dan pola hidup.

Sementara Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Joice. M. Tibuludji, SKM, M, Kes,menjelaskan saat ini yang dilakukan pemerintah dibidang kesehatan adalah tindakan kuratif atau pengobatan. Tindakan tersebut memerlukan biaya yang begitu besar, walaupun hal tersebut sudah ditangani oleh BPJS kesehatan,tapi alangkah baik lanjutnya,bila masyarakat sejak dini sudah dibiasakan untuk melakukan pencegahan (Preventiv) agar tidak terkena suatu penyakit yang tentunya apabila sudah terkena penyakit untuk mengobatinya memerlukan biaya yang lebih besar.

Saat ini di Provinsi NTT,lanjutnya,penyakit-penyakit baik menular maupun Tidak menular masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka kesakitan, kecacatan, dan kematian yang cukup tinggi,oleh karena itu perlu keseriusan dan upaya yang terfokus dalam menanganinya secara terintegrasi. Selain itu perlu kerja sama lintas program dan sektor di NTT dalam mengambil peran strategis sebagai upaya penanganan penyakit-penyakit tersebut.(*ega)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru