oleh

Membangun Desa Jangan Putar Balik,Mengacu Pada RPJMDes.

RadararNTT.com,Borong-Bupti Manggarai Timur (Matim) Yoseph Tote,menegaskan kepada seluruh kepala desa di kabupaten Matim agar menjalankan tugas membangun desa jangan menyimpang dari aturan yang berlaku,serta jangan putar balik masyarakat.Jadikanlah Rencana Pembangunan Jangka Panjang Membangun Desa(RPJMDes)menjadi acuan dalam membanun desa,hal ini disampaikan Tote,saat melantik 16 Kades di Aula Kantor Bupati Matim,Jumat 7/8.

Menurut Tote,Peran kepala desa untuk kedepannya penuh dengan tantangan,pasalnya dengan adanya perkembangan global dan terjadi perubahan dalam kehidupan masyarakat itu sendiri ,maka sebagai kades dituntut untuk berkreatif  serta mampu membangun desa sesuai aturan yang berlaku.

Lebih lanjut,jelas Tote,dengan adanya bantuan Dana Desa(DD)dan Alokasi Dana Desa(ADD),kades harus benar-benar memberdayakan tim pengelola keuangan di desa melalui Pelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa(PTPKD),tim tersebut,kata Tote,terdiri dari sekretaris desa,kepala seksi dan bendahara,dengan demikian sebagai kades jangan mengabil alih tugas bendahara karena hal ini akan bertentangan dengan aturan yang berlaku.

Tote juga menegaskan, dalam membangun desa  jangan tebang pilih ,dirinya mengaku, bahwa dalam pemilihan kepada desa tentunya ada pro dan kontra,sehingga hal ini yang perlu dicermati secar bijaksana.”walau ada pro dan kontra,tetapi sudah dilantik secara resmi menjadi seorang kepala desa,maka tidak hanya membangun desa dari wilayah pendukung atau basis tertentu,tetapi harus berlaku adil,”pintahnya.

Sesuai ketentuan pasal 10 peraturan pemerintah Nomor 43 Tahun 2014,jelas Tote,bahwa belanja desa yang ditetapkan dalam APBDes digunakan sesuai ketentuan.paling tidak 70 persen jumlah anggaran belanja desa dugunakan untuk penyelenggaraan pemerintah desa,pelaksanaan pembangunan desa,pembinaan kemasyarakatan desa,serta pemberdayaan masyarakat desa. Sementara 30 persen digunakan untuk penghasilan tetap dan tunjangan kepala desa,perangkat desa,serta oprasional pemerintah desa dan oprasional BPD.

“Para kades harus bekerja keras membangun desanya masing-masing dengan berlandaskan aturan yang berlaku serta mengacu pada RPJMDes.kalau kita membangun desa dengan sukses,dengan sendirinya warga masyarakat akan merasa senang,”ungkapnya.

Untuk diketahui ke-16 Kades yang baru dilantik tersebut berasal dari lima kecamatatan yang ada dilingkup pemerinta kabupaten Manggarai Timur,yakni empat orang dari kecamatan Sambi Rampas,tujuh orang dari Poco Ranaka Timur,dua orang dari Elar,dan satu orang dari Lamba Leda,serat dua orang dari Kota Komba.(*jack/ega)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru