oleh

Minimnya Kualitas SDM, Peluang Konflik Didaerah Perbatasan

RadarNTT.com,Kupang-Minimnya kualitas sumber daya manusia serta kurangnya sarana dan fasilitas pendukung terutama di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi.Akibatnya Daerah Perbatasan rentan terhadap nilai-nilai maupun ideologi asing serta kejahatan-kejahatan transnasional seperti pemancingan gelap, imigran gelap dan human trafficking.demikian pernyataan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Drs.Benny Alexander Litelnony,SH.M,Si saat membuka Seminar Nasional Strategi Pembangunan Di Wilayah Perbatasan NTT-RDTL di Hotel Ima Kupang, Rabu, 29/4/2015.

Menurut Litelnony,daerah perbatasan merupakan manifestasi dari negara Indonesia pada umumnya dan Provinsi Nusa Tenggara khususnya.Lebih lanjut,dikatakannya bahwa batas Negara itu mencakup batas darat, laut dan udara. Diakuinya bahwa selama ini lebih mencurahkan perhatian pada batas-batas darat, sementara batas-batas lautan kurang diperhatikan.Dengan demikian hal ini bisa menciptakan persoalan di lapangan terutama berkaitan dengan kekayaan di bawah laut.

Beberapa persoalan mendasar di Perbatasan seperti pengelolaan daerah perbatasan, Karena itu dirinya berharap agar seminar nasional daerah perbatasan dapat menghasilkan strategi nyata dalam membenahi persoalan-persolan di wilayah perbatasan sehingga daerah perbatasan menjadi potensi ekonomi yang menjanjikan.

Sementara Rektor Undana dalam sambutannya yang dibacakan oleh Pembantu Rektor I, Dr. David B.W. Pandie, MS mengharapkan agar seminar nasional dapat melahirkan perspektif baru dalam memandang daerah perbatasan yakni perspektif sosial ekonomis. Ia berharap dari seminar ini bukan muncul wacana tetapi strategi aksi dari pelbagai stakeholders yang terkait dengan wilayah perbatasan.

Seminar ini dihadiri oleh I Gedhe Surata, Asisten Deputi dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan, Kepala BIN Daerah Brigjen Edison Napitupulu, Unsur TNI-Polri, Kepala Badan Perbatasan Provinsi NTT Drs. Paulus B. Manehat, M.Si, Kalangan Akademisi dari Undana dan Perguruan Tinggi di Kota Kupang, Utusan Organisasi Masyarakat dan Mahasiswa/I Undana.

Seminar Nasional ini diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana Kupang.(*tim))

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru