oleh

NTT Satu data,Wujudkan Percepatan Pembangunan Daerah

RadarNTT.com-Kupang,-Modal pembangunan itu harus menjadi spirit bahwa kalau sinergi pembangunan dapat diwujudkan, maka inefisiensi yang menjadi hambatan pembangunan dapat dieliminir,adanya data yang lebih transparan juga akan membantu terwujudnya kesiapan stakeholder dalam merespon setiap upaya pembangunan,hal ini dikatakan oleh Gubernur NTT Frans Lebu Raya pada acara Pra Musrenbangprov sekaligus Launching NTT Satu Data dan Relaunching Pusat Data Pembangunan Daerah Bappeda NTT di aula Eltari,Rabu 25/03

Pasal 260 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentangPemerintahan Daerah, mengamanatkan bahwa, Daerah sesuai dengan kewenangannya menyusun rencana pembangunan Daerah sebagai satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional. Sejalan dengan hal tersebut Pemerintah Daerah wajib menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).

Lebu Raya juga mengatakan RKPD 2016 merupakan penjabaran tahunan sebagai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang akan menjadi pedoman penyusunan KUA – PPAS dan APBD 2016,sesuai tema Mantapkan Perekonomian Daerah Yang Berdaya Saing, Berbasis Desa dan Kelurahan Sesuai Potensi Keunggulan Wilayah Dalam Bingkai NKRI,

Dirinya berharap NTT SATU DATA benar – benar dapat berfungsi optimal dalam mendukung percepatan pembangunan dukungan masyarakat dalam Program Desa Mandiri Anggur Merah juga berjalan cukup baik oleh karena itu, komitmen keterpaduan dan kebersamaan harus terajut makin baik ke depan sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar berdampak besar bagi kesejahteraan masyarakat NTT.

Sementara Kepala Bapeda NTT, Ir.Wayan Darmawa, MT,menjelaskan pelaksanaan Pra Musrenbang secara bertahap pada level pemerintah dimaksudkan untuk memperoleh usulan- usulan dan rencana pembangunan daerah dan nasional berdasarkan skala prioritas pembangunan sesuai arah kebijakan pembangunan Daerah dan nasional,

Acara ini kemudian dilanjutkan dengan Penandatanganan kerja sama tiga Bupati dalam persiapan KEK ALTAKA, bagi kawasan Ekonomi Khusus, Alor, Lembata, dan Flotim. Setelah itu Gubernur melakukan Penandatanganan kerjasama tiga Bupati yaitu Flotim, Sikka dan Ende dengan MCA-I. Penyerahan Piagam Penghargaan Kerja sama Lembaga Mitra Berbasis Desa Kelurahan (AIPD & AIPMNH) dan SPARC. Penyerahan Bantuan Granit dari Deputi Perubahan Iklim Kerusakan Lingkungan Hidup kepada Gubernur NTT Bagi Kelompok Masyarakat Pro Iklim Untuk 9 desa dari 21 desa. Penyerahan Hasil Kajian Kerentanan & Resiko Iklim Di Tiga Kabupaten Oleh Deputi Perubahan Iklim KLH kepada Gubernur, Penyerahan Hibah Program Desa Kelurahan Mandiri Anggur Merah dan P2LDT serta Launching NTT Satu Data oleh Gubernur NTT.(*ega)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru