oleh

Pemanfaatan Bagian-Bagian Jalan,Penghambat Utama Pekerjaan

RadarNTT.com,Ruteng-Tiang listrik dan pipa PDAM menjadi penghambat utam dalam pekerjaan pelebaran dan peningkatan struktur ruas jalan Nasional di wilayah III,hal ini disampaikan oleh Kepala Satuan Kerja (Kasatker)Wilayah III Dinas Pekerjaan Umum (PU)provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT)Ebenheaser Adam,diruang kerjanya,Kamis 23/04

Ia menambahkan hampir disetiap badan jalan Nasional ditemukan tiang listrik,pipa air dan kabel serat optik yang menghambat proses pengerjaan,dan pihaknya sudah melayangkan surat ke PLN Cabang Ruteng tahun 2014 lalu, namun jawaban direktur dikala itu belum ada anggaran untuk mengatasi hal tersebut.

Sejauh ini,lanjutnya masih ditemukan tiang listik yang bergatungan dipinggir jalan dan sangat rawan terhadap keselamatan pengguna jalan.”saat ini banyak tiang yang bergantungan yang cukup membahayakan para pengguna jalan,”ungkapnya.

Dirinya berharap agar tiang listrik yang diletakkan di badan jalan,pihak PLN cab Ruteng segera memindahkan,hal ini sebagai upaya untuk memudahkan pengerjaan ruas jalan,sehingga tidak menjadi hambatan dalam pekerjaan.

Sementara pemasangan pipa,sambungnya pihak PDAM harus mengikuti standar pemasangan utilitas dibadan jalan dan harus seizin Balai PJN Wilayah VIII Denpasar,namun hal ini mungkin tidak dilakukan oleh pihak PDAM,sehingga sesuai fakta yang ditemukan bahwa rata-rata kedalam penanaman pipa air tidak sesuai standar,sehingga terjadi penghambat ketika melakukan kegiatan peningkatan struktur ruas jalan.

Lebih jauh dijelaskannya,Terkait pemasangan utilitas dibadan jalan harus mengikuti arahan Peraturan Mentri(permen) Pekerjaan Umum Nomor 20/PRT/M/2010 Tentang pedoman pemanfatan bagian-bagian jalan.

Didalam Permen ini dijelaskan penanaman pipa dengan kedalaman minimal 1,5 meter dari ruang milik jalan(rumija) tetapi selama ini yang terjadi masih banyak pemasangan pipa yang tidak sesuai dengan standar dalam undang-undang sehingga dampaknya menghambat proses peningkatan status jalan Nasional.(*chn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru