oleh

Pemda NTT Lemah,Pengembangan Potensi Daerah Minim

RadarNTT.com,Kupang-Tenun ikat merupakan salah satu potesi daerah yang mampu membawa Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT)ke tingkat Nasional,bahkan internasional. Jumlah pengerajin tenun ikat di NTT tinggi, akan tetapi kebijakan untuk menunjang dan menyerap potensi tersebut masih sangat rendah,pasalnya keinginan masyarakat NTT dalam mengembangkan potensi daerah masih minim,hal ini disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Cendana Kupang, Dr. Drs Pius Bumi Kellen. MM saat membuka Seminar Nasional, Jumad, 12/6/2015

Dirinya berharap kepada Pemerintah provinsi NTT agar terus mempertahankan budaya memakai baju tenun ikat pada hari kamis dan jumad. Hal ini merupakan salah satu upaya pengembangan potensi di daerah, serta dengan menampilkan baju tenun ikat NTT pada waktu tertentu maka,hal ini juga menjadi bagian mempromosikan potensi daerah.

Melalui seminar nasional ini Pius Kellen juga berharap kepada pihak akademik, dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Undana jangan berhenti pada seminar hari ini tetapi kedepanya mencari celah untuk menidaklanjuti dengan cara mengkaji dan meneliti sejauh mana pengklasteran dan pertanyaan dasar dalam penelitian yang baik adalah bagaimana hubungan administrasi perpajakan dengan pendapatan daerah.

Pada tempat yang sama Guru besar Pajau Fisip UI Prof. Gunadi, mengatakan bahwa,potensi NTT sangat tinggi akan tetapi tax rationya rendah. Hal ini disebabkan oleh pendapatan masyarakat didominasi oleh sektor agraris dan sektor informal. Selain itu kata Gunadi,kendala lain yang dihadapi adalah belum adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“jiwa wirausaha sudah ada tapi masyarakat kurang mendapatkan perhatian dari pemda dalam pemberdayaan industri kecil masyarakat,sehingga UKM kecil juga harus membayar pajak,” ungkap Gunadi

Sementara Mantan Dekan FEB Brawijaya,Gugus Irianto SE, MSA.Ph.D, mengatakan bahwa manfaat klaster bagi perekonomian wilayah yakni menyerap tenaga kerja, mengurangi pengangguran, peningkatan pendapatan wilayah. Produktivitas tinggi,potensi membayar upah lebih baik,kesejahteraan masyarakat meningkat.Ini perlu dukungan dari pemerintah daerah.

Ketua Panitia Seminar nasional, Chiristien C.P. Foenay .ST.SE. MM, mengatakan bahwa tujuan dari seminar nasional ini adalah untuk memperkuat pemahaman tentang optimalisasi potensi daerah untuk pembangunan NTT pada sektor perikanan, kelautan, perindustrian, UKM, pariwisata dan perpajakan. (R1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru