oleh

Pemerintah Pusat Diminta Keluarkan Aturan Pengawasan Pulau

-News-122 views

RadarNTT.com-Kupang,-Bupati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) Agustinus Ch.Dula meminta pemerintah pusat segera mengeluarkan peraturan pelaksana penjabaran pengawasan pulau kecil, sehingga bisa dipantau dan diatur oleh pemerintah daerah.

Hal itu disampaikan Agustinus saat dihubungi dari Kupang, Selasa (10/2) terkait fenomena jual beli pulau Punggu di Manggarai Barat melalui media on line. Jual beli pulau berhubungan dengan harkat dan martabat bangsa sehingga harus ada aturan yang mengatur halitu.

Penjualan pulau yang dilakukan atas nama individu, sulit dipantau,Sementara ratusan pulau di Manggarai Barat, rawan dijualbelikan, karena diklaim milik orang per orang. “Apalagi, setelah Komodo ditetapkan sebagai salah satu keajaiban dunia, pulau di daerah itu mulai dilirik semua orang,” ujar dia.

Dia mengatakan dari 264 pulau yang ada di Manggarai Barat, hanya 13 pulau yang berpenghuni, dan sembilan pulau yang miliki pemerintahan daerah. Sisanya tidak berpenghuni.

Menurut Agustinus, penjualan pulau di daerahnya sulit dicegah. Salah satunya Pulau Punggu yang diiklankan melalui Internet. Pulau ini ditawarkan US$ 11 juta, memiliki luas 117 hektare, berstatus sertifikat hak milik, dan hanya berjarak 20 menit dari Pulau Komodo. Data di pemerintahan Banggarai Barat, hanya ada tiga pulau yang disewakan ke asing untuk dikelola menjadi tempat wisata, yaitu Pulau Bidadari, Kanawa, dan Sebayur.

Wakil Ketua DPRD NTT, Nelson Obed Matara menegaskan pulau yang berpenghuni atau pun tidak berpenghuni dilarang dijual oleh siapa saja. Alasannya, menjual pulau sangat merendahkan harkat dan martabta bangsa. Selain itu, pulau yang berpenghuni atau tidak berpenghuni adalah aset negara.

“Tidak boleh jual pulau karena ini menyangkut harga diri dan martabat bangsa. Pulau itu adalah aset negara sehingga dilarang menjual,” tegas Nelson.

Ia berpendapat jika menjual pulau maka sama halnya dengan menjual harga diri bangsa ini. Karena itu, setiap orang harus sadar akan hal ini sehingga tidak seenaknya menjual pulau.

Sebagaimana diberitakan, kabar tentang penjualan pulau di Indnmesia kembali merebak di dunia maya. Kali ini Pulau Punggu di Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur, dikabarkan dijual dengan harga ratusan miliar. Melalui iklan yang diketahui dari situs Skyproperty, Pulau Punggu dijual seharga Rp134,2 miliar.

Pulau Punggu berstatus sertifikat hak milik (SHM), dan keterangan mengenai pulau itu dimuat dalam versi bahasa Indonesia dan Inggris. Tak dijelaskan siapa pemilik pulau tersebut.

Pulau Punggu memiliki luas 117 hektar. Di pulau ini terdapat pantai dan terumbu karang yang menakjubkan. Tempat ini sempurna untuk dijadikan sebagai tempat peristirahatan.(*Ega))

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru