oleh

Pemrov. NTT Minta PNS Kab. Belu Cegah Praktek Prostitusi

Radar NTT. Com, Atambua–Dalam upaya mencegah praktek kejahatan prostitusi di wilayah Kabupaten Belu.Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan Kesbangpol Provinisi NTTbekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Belu, menggelar kegiatansosialisasi khusus kepada para pegawai negeri sipil dan masyarakat, serta pemuda dan pelajar di kabupaten Belu.

Hal tersebut disampaikan langsung, ketua panitia selaku DaniOey, S.Sos, M.Si Selaku kabid Kesbangpol provinsi NTT diaulah hotel Nusantara II Atambua, Selasa25/05/15.

Dalam kegiatan tersebut, Elly Ch. Rambitan, SH, M.hum selakuAsisten Tata PrajaSetdaKabupatenBelu, dalam sambutannya,mengatakan meningkatnya praktek kejahatan prostitusi, perjudian, dan narkoba di kabupaten Belu,merupakan akibat rasa terdorong untuk menikmati gaya hidup modern.

Ia mengakui Kabupaten Belu merupakan merupakan daerah batas negara langsung dengan Timor Leste, sehingga ia meminta masyarakat perlu waspadai praktek kejahatan prostitusi dankonsumsi minuman keras, (miras) dan narkoba. Karena sangat mempengaruhi masyarakat.

Elly menegaskan, agar praktek kejahatan moral tidak terjadi meluas di masyarakat belu. Ia mengharapkan masyarakat sadar untuk mengendalikan diriserta turut mencegahnya.

Senada dengan hal itu, Dra. Sisilia Sona selaku kepala Kesbangpol Provinsi NTT, menambahkan,agar Pemda kabupaten Belu bekerja sama dengan tokoh agama dan seluruh eleman, melakukan sosialisasi dini kepada seluruh masyarakat mencegah praktek kejahatahan prostitusi, miras dan narkoba.

Menurut Sisilia, tindakan pencegahan dini dari pemda belu, harus segera dilaksanakansehingga tidak mengganggu kemanan dan ketertibana masyarakat. Selain itu juga tidak merusakmoral,khususnya nasib generasi penerus bangsa.

Pantauan Radar NTT, kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri PNS dari lingkup Pemda Kabupaten Belu, seluruh eleman masyarakat, pemuda, dan siswa-siswiSMA.(*nus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru