oleh

Petugas PPL Diduga ‘Makan’ Uang Kelompok

-Hukrim, News-142 views

RadarNTT.com- Kefamenanu,-Jimy Ngera, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian, Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT), diduga menggelapkan uang Kelompok Tani Wanita Ponubiae sebesar Rp. 10 juta.

Ketua Kelompok Tani Wanita Ponubiae, Lusia Sako, mengatakan jumlah uang kelompok yang diberikan pemerintah pada Oktober 2013 sebesar Rp. 30 juta. Dari total tersebut Rp. 12 juta ditarik dari rekening untuk dibelanjakan oleh kelompok. Namun pihak kelompok hanya menghabiskan dana sekitar Rp. 2 juta, sisasnya Rp. 10 juta diberikan kepada Jimy Ngera, untuk disimpan ke rekening kelompok.

“Uang yang masuk kerekening kelompok, kami hanya tarik Rp.12 juta,tetapi kami pakai untuk belanja Rp.2 juta. Karena sisanya Rp. 10 juta kami takut pegang maka kami kasih ke pa Jimy untuk simpan. Namun sampai sekarang kalau kami minta untuk tarik uang tersebut buat kepentingan kelompok dia selalu alasan. Bahkan dia larang kami untuk pergi tarik uang di bank. Saya dan suami juga takut karena dia sering ancam kami di rumah untuk tidak boleh tarik,” jelasnya.

Lebih lanjut menurut Lusia, Jimy pernah beberapa kali datang ke rumahnya untuk meminjam sejumlah uang kelompok dengan alasan bisnis. Kendati, pada tahap awal pencairan dana, dana kelompok sudah langsung dipotong dirinya dengan alasan urusan administrasi.

Lusia Sako dan anggota Kelompok Tani Wanita Poubiae, berencana akan melaporkan kasus ini ke pihak Polres TTU untuk dilakukan pengusutan.

“Mungkin minggu ini kami ke Kefa untuk lapor agar persoalan ini bisa diusut oleh pihak kepolisian,” jelasnya.

Sementara itu, Jimy Ngera yang dihubungi melalui SMS terkait masalah ini hanya menjawab singkat bahwa dirinya tidak tahu soal dana karena itu menjadi urusan kelompok.

“Saya tidak tahu soal urusan dana, karena itu urusan kelompok. Semua dibelanjakan kelompok. Soal uang sisa, jika tidak ada kwitansi maka tentu saya tidak tahu,” jelasnya menjawab sms wartawan fokusnusatenggara.com. (*Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru