oleh

Tambah Pacitan, Jadi Ada Enam Daerah yang Pilkada Ditunda Pada 2017

 RadarNTT.com,Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaporkan proses verifikasi satu pasangan calon di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur gagal. Proses verifikasi yang gagal di Pacitan ini membuat daerah yang mesti ikut Pilkada berikutnya menjadi enam daerah.

“Untuk Pacitan itu yang diverifikasi terakhir itu cuma hanya satu calon yang lolos. Calon lainnya, wakil calon bupatinya tak datang. Jadinya ya kalau ngacu PKPU Nomor 12, ya ditunda ke pilkada berikutnya. Jadi, ada enam daerah,” kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Senin (3/8/2015).

Sebelum Pacitan, ada lima daerah yang hanya punya satu pasangan calon sehingga ditunda ke Pilkada 2017. Lima daerah itu adalah Kota Mataram (Provinsi NTB), Kabupaten Timor Tengah Utara (NTT), Kabupaten Tasikmalaya (Jawa Barat), Kota Samarinda (Kalimantan Timur), dan Kabupaten Blitar (Jawa Timur).

Sementara, daerah yang sudah memenuhi persyaratan karena sudah memiliki sekurang-kurangnya dua pasangan calon berjumlah enam.

Ke enam daerah itu adalah Kabupaten Asahan (Sumut), Kabupaten Serang (Banten), Kabupaten Purbalingga (Jawa Tengah), Kabupaten Pegunungan Arfak, (Papua Barat), Kabupaten Minahasa Selatan (Sulut), dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Sulut).

“Enam daerah ini aman. Cuma nanti dicek lagi dokumennya mulai tanggal 4 kan. Kalau ada yang kurang ya ditambahin. Di kroscek lagi,” tutur Komisioner KPU lain, Arief Budiman.

Sementara, untuk Kota Surabaya masih ditunggu hingga pukul 00.00 WIB. Pasalnya, masih ada kekuangan berkas karena calon wakil walikota Haries Purwoko menghilang saat melakukan pendaftaran.

“Jadi, cuma Surabaya saja ini yang masih ditunggu berkas pendaftarannya. Kalau yang lainnya aman. Itu yang ada di laporan saya. Ini berdasarkan pertemuan KPUD dan Panwaslu ada kesepakatan sampai pukul 00.00,” ujar Arief. (*detikcom)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru