oleh

Tersangka kasus Korupsi Dana Monev 2013, Ditahan Kejati NTT

RadarNTT.com,Kupang-Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), menahan dua orang tersangka kasus dugaan korupsi rumah cetak khusus dana Monitoring dan Evaluasi (Monev) tahun 2013 lalu yakni Parlindungan Purba dan Bernard Nainggolan,pada hari Senin 22/6 malam sekitar pukul 20.00 Wita,

Sebelum ditaha, kedua tersangka menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana Monev 2013 lalu.Keduannya diperiksa oleh masing-masing penyidik sejak pukul 10.00 Wita hingga pukul 19.30 Wita Parlindungan Purba diperiksa oleh penyidik Kundrat Mantolas, SH sementara Bernanrd Nainggolan diperiksa oleh penyidik Max Makolas, SH.

Usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik ,keduanya juga langsung periksa kesehatan oleh dokter Kejati NTT,Sraambu,hal ini sebagai upaya untuk mengetahui kondisi fisik kedua tersangka,sebelum digiring menuju Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Kupang untuk menjalani masa tahanan.

Kajati NTT, John W Purba, SH, MH yang ditemui diruang kerjanya mengatakan, kedua tersangka awalnya hanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana Monev tahun 2013 lalu. Namun, usai dilakukan pemeriksaan sebagai saksi, keduanya langsung ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati NTT.Selasa 23/6

Menurut Purba, keduanya ditetapkan sebagai tersangka karena diduga kuat terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana Monev tahun 2013 lalu. Keduanya memiliki peran yang vital dalam kasus itu yakni, membuat laporan fiktif dalam pengelolaan dana Monev tahun 2013 lalu.

Purba juga menuturkan,laporan fiktif yang dilakukan oleh kedua tersangka seperti penginapan fiktif, sewa mobil fiktif dan beberapa laporan fiktif lainnya. Kedua tersangka,kata Purma,merupakan biang kerok dari laporan fiktif dalam pengelolaan dana Monev tahun 2013 lalu.

Purba juga menegaskan bahwa dalam menuntaskan kasus korupsi tidak ada tebang pilih.“Jangan pikir marganya Purba sama dengan saya (Kajati), saya tidak berani tahan,yang melakukan kesalahan harus bertanggungjawab atas perbuatannya , saya tidak mau sembunyi dalam kasus korupsi, “ ungkap Purba. (*R1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru