oleh

Warga Mabar ,Pante Pede Jadikan Ruang Publik

-Daerah, News-196 views

RadarNTT.com –Kupang,- Masyarakat Manggarai Barat(Mabar)mempertahankan Pantai Pede sebagai ruang publik,selain itu Pante Pede yang merupakan aset tanah Riki Pemerintah Provinsi NTT ini meminta agar haknya akan dikembalikan kepada pemerintah daerah,hal ini disampaikan oleh ketua DPRD Mabar Matias Hamsi digeduang DPRD NTT,Senin,27 Januari 2015.

Menurut Matias persoalan pante pede saat ini masyarakat menolak kehadiran pembangunan hotel berbintang lima yang direncanakan dibangun ditempat tetsebut,dirinya datang keDPRD NTT untuk menyampaikan aspirasi masuarakat untuk dipertimbangkan oleh pemprov sebagai pilik aset tetsebut.

“Saya datang ke DPRD NTT untuk mengantar aspirasi masyarakat atas ketidak puasan mereka terkait pante pede sebagai aset pemprov NTT,serta meminta pertimbangan Pak Gubernur atas persoalan ini,”ungkapnya.

Dia juga mengakui kalau hasil sosialisasi dari tim terpadu pemprov dengan masyarakat Mabar pada 17/1 lalu tidak membuahkan hasil apapun,hanyalah kericuan warga dengan pemerintah.

Dirinya mengurai sikap warga terhadap persoalan ini yakni menolak keras pembangunan hotel dilokasi pante pede yang merupakan ruang rekreasi publik,serta meminta kepada pemprov segera menyerahkan aset tersebut kepada pemerintah kabupaten Mabar.(Ega)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru