oleh

Bupati Dapa Wole Lantik 45 Kepala Desa

RADARNTT, Waikabubak – Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapa Wole melantik 45 orang kepala desa se-kabupaten Sumba Barat. Pengambilan sumpah dan janji Kepala Desa periode 2017-2023 dan Kepala Desa Antara Waktu ini berlangsung Jumat, (29/12/2017) di Aula Kantor Bupati Sumba Barat.

Sebanyak 45 orang kepala desa yang dilantik itu berasal dari 6 Kecamatan yang ada di Sumba Barat, yaitu Kecamatan Kota Waikabubak, Kecamatan Loli, Kecamatan Wanokaka, Kecamatan Lamboya, Kecamatan Lamboya Barat dan Kecamatan Tana Righu.

Dalam sambutannya Bupati Dapa Wole mengatakan ada berbagai tantangan yang ada di hadapan kepala desa, yakni bagaimana kepala desa bisa membuktikan aparat pemerintah desa dan masyarakat bisa menggali sumber pendapatan desa. Melakukan percepatan pembangunan desa yang diikuti dengan alokasi dana desa, adalah suatu hal yang tidak mudah tanpa adanya dukungan masyarakat.

“Segeralah menjalin komunikasi dan koordinasi dengan seluruh elemen yang ada di desa, melalui berbagai pendekatan agar terjalin kesatuan dalam pemerintahan desa dan seluruh elemen masyarakat. Hal ini mutlak diperlukan karena kepala desa bukan milik perseorangan atau tim semata-mata, melainkan milik seluruh masyarakat”, tegas Dapa Wole.

Kepala desa harus mampu merangkul dan mengayomi seluruh masyarakat, jangan sampai timbul gesekan yang mempengaruhi kinerja pemerintah desa.

Dapa Wole menegaskan agar kepala desa melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab sesuai hak, kewenangan dan kewajiban serta larangan kepala desa. “Hal ini yang akan menolong kepala desa sehingga tidak terjerumus ke dalam praktek menyimpang dari ketentuan peraturan yang merugikan kepala desa itu sendiri”, ungkapnya.

Dapa Wole memerintahkan para kepala desa agar segera menyusun RPJM Desa tahun 2017-2023, RKP Desa, APBDes bersama BPD dan masyarakat.

Dia juga menyarankan agar kepala desa jangan dulu melakukan perombakan perangkat desa yang ada saat ini atau melakukan pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa yang tidak sesuai dengan perundang-undangan, tapi segera menyusun program kerja lebih dulu.

Bupati Dapa Wole mengingatkan para kepala desa bahwa pengelolaan dana desa sudah diatur dan mendapat pengawasan ketat dari berbagai pihak yang berwenang, yaitu aparat penegak hukum. Dengan demikian agar para kepala desa selalu waspada dan jernih untuk menghindari segala bentuk kesalahan dan penyelewengan dan dapat menghindari tindak pidana korupsi.

“Kepala desa harus paham benar tata kelola dana desa dan ADD serta mekanismenya, mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai pada pertanggungjawaban”, ungkap Dapa Wole.

Para kepala desa wajib menyampaikan laporan terkait penyelenggaraan pemerintahan desa maupun laporan pertanggungjawaban keuangan desa.

Mulai hari ini, kepala desa telah berikrar dan menandatangani pakta integritas yang intinya tidak akan melakukan tindak pidana korupsi dan ikut serta dalam mencegah terjadinya korupsi ketika dirinya menjabat sebagai kepala desa.

Bupati Dapa Wole juga mengatakan bahwa jabatan kepala desa adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan baik kepada sesama terlebih kepada Tuhan.

“Anda harus berhati-hati terutama dalam mempertanggungjawabkan dana yang masuk ke desa. Jangan mau menerima dana yang tidak sesuai atau tidak mungkin untuk bisa dipertanggung jawabkan. Saya sangat berharap agar kepercayaan sebagai kepala desa tidak disia-siakan, sehingga selama menjalani periode masa jabatan saudara, bisa menuaikan tugas dengan baik sebagai pemimpin yang baik dengan lancar dan nyaman”, tandasnya.

Bupati Dapa Wole juga mengajak seluruh kepala desa untuk membangun desa dengan dasar kebersamaan, semangat persatuan dan kesatuan, penuh gotong royong dan jangan sampai ada yang terkotak-kotak.

Jika dikemudian hari ada kepala desa yang tidak menjalankan tugas dan tanggunjawab yang sudah dipercayakan oleh masyarakat, maka Bupati Dapa Wole tidak segan-segan memberhentikan kepala desa.

“Saya tidak segan-segan memberhentikan saudara, walaupun saudara sama dengan saya yang dipilih langsung oleh rakyat. Oleh karena itu, harus menjadi dirimu sendiri, jangan menjadi diri orang lain bagi dirimu”, pungkas Dapa Wole. (AG/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru