oleh

Ibu Rumah Tangga Urutan Tertinggi Korban HIV/AIDS di Kota Kupang

RADARNTT, Kupang – Korban Human immunodeficiency virus infection and acquired immune deficiency syndrome (HIV/AIDS) di kota Kupang sejak tahun 2000 sampai 2017 menurut kategori pekerjaan, tertinggi terjadi pada Ibu Rumah Tangga sebanyak 12 persen, kata Mantan Ketua Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Kupang Agustinus Quintos Bebok saat ditemui radarntt, di komples Kantor Walikota Kupang, Rabu, (30/5/2018).

“Hal ini disebabkan oleh para suami yang sering melakukan hubungan atau jajan di luar”, sambungnya.  Sedangkan kalangan pekerja seks komersial (PSK) menempati urutan kedua sebesar 10 persen dan disusul pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 9 persen.

Data KPA Kota Kupang menujukan kasus HIV/AIDS terjadi pada semua usia. Usia balita sebanyak 31 kasus, hal ini disebabkan orang tua baik suami maupun istri yang terlambat melakukan deteksi dini.

Kelompok usia yang terbesar menjadi korban HIV/AIDS adalah kelompok usia 15-49 tahun sebanyak 1.165 korban (91,86 persen). Sehingga menurutnya usia berapa pun bisa terkena HIV/AIDS karena perilaku seks tidak aman.

“Kami sudah melakukan sosialisasi dan pembagian kondom ke seluruh kantor Lurah di Kota Kupang, namun nyatanya masih ada orang tidak mau menjaga keselamatan istri dan anak-anak”, kata Agustinus Bebok.

Dia menghimbau masyarakat Kota Kupang agar terus waspada terhadap virus mematikan ini, dengan berperilaku hidup sehat dan aman. Menghindari perilaku hidup seks bebas, juga melakukan hubungan seks aman dengan pasangan suami dan istri. Dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter. (Rob/RN)

Komentar