oleh

Kepala Administrasi Pembangunan Kabupaten Kupang Dianggap ‘Biang Kerok’

RADAR NTT, Oelamasi -Tudingan tentang tidak transparannya pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai di komentari beberapa kalangan. Seperti yang dikatakan salah satu Kepala Dinas yang ditemui wartawan (Senin 9/4/2018) dikantornya, bahwa telah terjadi kekeliruan pada rekrutmen anggota kelompok kerja (pokja) di Unit Layanan Pengadaan (ULP) di Setda Kabupaten Kupang di bawah kepemimpinan Frans Taolin.

Menurut informasi perekrutan anggota pokja hanya diusulkan oleh ULP saja pada tahun 2016 dan 2017, padahal menurut perpres 54/2010 dikatakan bahwa perekrutan anggota pokja didalam ULP diusulkan oleh pengguna anggaran dan ditetapkan oleh bupati. Sumber tersebut juga menjelaskan bahwa yang bertanggung jawab secara mutlak atas pengadaan barang dan jasa adalah pengguna anggaran atau dinas teknis bukan ULP.

Ditambahkan bahwa ULP dibawah kendali Kepala Bidang Administrasi Pembangunan Setda Kupang yang dijabat oleh Maria Babanong yang disinyalir penentu kemenangan pelelangan proyek. Untuk diketahui Maria Babanong adalah istri dari Teldi Sanam yang merupakan sekretaris Dinas PU Kabupaten Kupang yang secara kedinasan dianggap satu link kerja dalam menentukan kemenangan tender proyek.

Menurut tokoh masyarakat Kupang Timur Thomas Fangidae yang mengatakan bahwa dirinya menjadi korban pembangunan pagar tembok keliling pacuan kuda di Babau. Ia menceritakan bahwa dirinya pernah ikut tender namun akhirnya dikalahkan. “ULP bersama pokja harus diperiksa kinerjanya, itu biang kerok termasuk kepala administrasi pembangunan,” Kata Thomas.

“Bila satu link dikuatirkan ada kolusi,” ujarnya. Sementara itu didapati informasi ada tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang hendak datang ke salah satu SKPD Pemerintah Kabupaten Kupang karena ada kerjasama terkait pengawasan dalam pengadaan barang dan jasa. (TIM/RN).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru