oleh

Lomba Olympiade Pahlawan Diikuti 15 SLTA di Kota Kupang

 

Kepsen : Peserta dari SMAN II Kupang dan SMAN 3 Kupang dan SMA 4 Kupang saat mengikuti lomba Cerdas cermat yang berlangsung di aula Dinas Sosial Provinsi Senin (03/09/2018).

 

RadarNTT, Kupang — Dinas Sosial NTT bekerjasama dengan UNKRIS Kupang, UNDANA Kupang serta Dinas Pendidikan Provinsi NTT dalam menumbu kembangkan jiwa nasionalisme, Wawasan Kebangsaan, Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial agar nilai nilai tersebut terinternalisasi ke dalam diri generasi muda Indonesia untuk tetap tegaknya NKRI.

Sebanyak 15 Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Kota Kupang, dan Kabupaten Kupang ikut lomba olympiade Pahlawan yang berlangsung di aula UPT BPPS Dinas Sosial Provinsi NTT (Senin, 030/9/2018).

Pelajar SLTA yang ikut lomba berasal dari SMAN 2 Kupang, SMAN 3 Kupang, SMAN 4 Kupang, SMAKN 7 Kupang, SMA Seminari St Rafael Kupang, SMAN 4 Kupang, SMKN I Kupang, Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Kabupaten Kupang, SMA Katolik Kupang SMAN 1 Taebenu Kabupaten Kupang, SMAN Kristen I Kupang, SMAN K Kristen Lentera Harapan, SMAK Generasi Unggul, SMAKN 5 Kupang masing – masing sekolah mengirim 3 orang peserta lomba.

Lomba ini diselenggarakan oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT Drs Wilhelmus Foni yang pada kesempatan itu mengatakan, maksud dan tujuan dari lomba kepahlawan ini untuk menambah wawasan pengetahuan kepahlawanan dan meningkatkan rasa kecintaan terhadap tanah air. Selain itu tersosialisasinya nilai nilai kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan sosial di kalangan masyarakat terutama generasi muda agar diterapkannya dalam kehidupan sehari hari. Lebih lanjut dijelaskan eksistensi sebuah Negara tidak terlepas dari pilar pilar kebangsaan yang terbangun dari nilai nilai perjuangan kepahlawanan yang terbentuk dari keseluruhan proses pembiasaan secara terus menerus sehingga menjadi budaya yang melekat pada kehidupan bangsa dari sebuah Negara.

Menanam nilai nilai kepahlawanan tidak semudah membalik telapak tangan, karena nilai nilai sifatnya abstrak dan universal, terlebih lagi jika dikaitkan dengan dogma dogma agama yang akhirnya berdasarkan pemkiran tersebut, maka suatu nilai juang yang menjadi bagian keseluruhan yang melekat dalam masyarakat dapat menjadi salah satu tawaran untuk menjaga keberlangsungan eksistensi suatu bangsa dan negara.

Indonesia adalah Negara yang memiliki banyak nilai nilai yang berakar pada kearifan lokal budaya masyarakat, dimana nilai nilai itu berkembang seiring dengan peradaban jaman dan nilai nilai itu terakumulasi dalam suatu sejarah perjalanan bagsa yang akhirnya dapat mewujudkan suatu kemerdekaan yang sejati.

Didalam nilai nilai itu terdapat nilai kepahlawanan dan untuk menanamkan nilai nilai kepahlawanan tersebut membutuhkan proses panjang serta tidak dapat instan, terlebih zaman sekarang ini dengan arus modernisasi begitu deras menghampiri kehiduapan generasi muda sehingga dapat mempengaruhi penanaman nilai nilai kepahlawanan, keperintisan, dan kesetiakawanan keperintisan dan kesetiakawanan sosial.

Nilai kepahlawanan itu sendiri pada dasarnya dapat ditinjau dari berbagai aspek seperti aspek sosialogi, aspek psikologis maupun aspek antropologis artinya secara alamiah.

Oleh sebab itu implementasi nilai nilai kepahlawanan dapat menggunakan berbagai cara, baik secara persuasif maupun indoktrinasi dan salah satu cara yang ditawarkan oleh Direktorat Kepahlawanan Sosial adalah dalam bentuk Olympiade Pahlawan Indonesia yang dilaksanakan Se-Indonesia dan khususnya Lomba Olympiade Kepahlawanan, cerdas cermat serta cerita kepahlawanan. (SET/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru