oleh

Lomba Paduan Suara Semarakan HUT Gereja Oemathonis Noelsinas

RADARNTT, Oelamasi – Sebanyak 149 peserta lomba Solo dari berbagai gereja denominasi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang Kabupaten TTS, dan Kabupaten Alor, ikut perlombaan di Hari Ulang Tahun ke 47 Gereja Oemathonis Noelsinas yang berlangsung di Gereja Oemathonis pada Hari Minggu 3-10 Juni 2018.

Ketua panitia Josef Lede yang ditemui wartawan Minggu (3/6/2018) menjelaskan pembukaan HUT Gereja Oemathonis Noelsinas ke 47 diawali dengan liturgi gereja yang dipimpin oleh Pdt Yohanes Taruli S.Th.

Dalam acara tersebut turut hadir sekretaris GMIT Pdt Yusuf Nakmofa, ketua BIMAS Kristen Departemen Agama provinsi NTT, ketua LPPD NTT Eston Funay, ketua komisi V DPR RI Fary Francis bersama anggota DPRD Kabupaten Kupang Daud Ulu, Ibrahim Un dan Tanden Sanam, serta calon wakil bupati Kupang John Oethemusu, dan sejumlah undangan lainnya.

Pdt. Yohanes Taruli dalam kotbah liturgi pembukaan, mengatakan Gereja Oemathonis Noelsinas berdiri diatas dasar yang kuat.

Gereja yang merupakan rumah Allah dibangun atas iman yang kokoh akan tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan iman Jemaat. Karena Yesus Kristus, merupakan tiang induk rumah Allah, dan gereja tempat jemaat tumbuh dan berkembang.

Perkembangan gereja yang mengacu pada Kepercayaan, taat pada firman Tuhan, dan melakukan hendakNya akan menjadi lebih baik dari waktu ke waktu seiring dengan perjalanan gereja yang terus berkembang di berbagai belahan bumi. Kita dipanggil untuk membangun gereja diatas dasar yang kuat.

Gereja Oemathonis dibangun atas dasar iman yang kokoh. Dalam mengurus gereja kita harus memiliki iman harapan dan kasih, dan yang paling besar adalah kasih.

Sementara sekretaris GMIT Pdt. Yusuf Nakmofa dalam sambutannya mengatakan Gereja Oemathonis Noelsinas terus tumbuh dan berkembang seiring dengan perjalanan iman jemaat.

Sejak dimekarkan dengan gereja induk di Tunfeu tahun 1971 silam, Gereja Oemathonis Noelsinas terus tumbuh dan berkembang, ibaratkan seorang ibu yang mengasuh anaknya dari merangka hingga gereja dewasa dan mandiri.

Jemaat Oemathonis Noelsinas diminta tetap taat serta setia dalam mengurus Gereja GMIT Noelsinas. Ketua panitia Josef Lede mengungkapkan tujuan lomba paduan suara dan solo ini, untuk mencari minat dan bakat serta menggali potensi yang dimiliki oleh masing masing jemaat, agar kedepan dapat melahirkan penyanyi handal, dan diusia ke 47 ini, Gereja Oemathonis Noelsinas tetap eksis. (TIM/Set/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru