oleh

Maria Mone Minta Manajer Dana BOS Kota Kupang ‘Jangan Asal Bicara’

 

RADARNTT, Kupang — Isi arahan Manajer Dana BOS Kota Kupang sekaligus Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Robby Ndun dalam forum rapat hari selasa yang lalu (24/07/2018) rupanya berbuntut panjang.

Hal itu terjadi ketika Robby Ndun dalam rapat menegur Bendahara Dana BOS dengan kalimat, “Pengawas yang melakukan supervisi atau pemeriksaan itu bukan tupoksi mereka, karena itu wewenang tim manajemen BOS Kota, jadi kapan hari saya telepon tidak boleh ada pemeriksaan, pengawas sekolah itu tugasnya melakukan supervisi akademik dan supervisi administrasi.”

Pernyataan keras Robby Ndun ini ditanggapi serius Maria M.A Mone salah satu Pengawas Pembina Pendidikan Dasar Kota Kupang, dirinya meminta wartawan radarntt mempublish pernyataannya untuk meluruskan statement yang terlontar dari ucapan Manajer Dana BOS, yang berkaitan dengan tupoksi seorang pengawas (Jumat, 27/07/2018).

“Salah satu tupoksi pengawas adalah membimbing sekolah di dalam melaksanakan delapan standar, di dalam melaksanakan delapan standar ada salah satu yang menyangkut standar pembiayaan, yang mana standar pembiayaan itu ada termuat rencana kerja anggaran sekolah atau yang disingkat RKAS dan ada buku kasnya, kata Maria dengan nada tegas.

Lebih lanjut dikatakan, Memang benar kami tidak berhak mengopname kas tetapi sebagai pengawas kami berhak membimbing manajerial didalam hal keuangan didalam arti administrasinya.

Dengan nada geram ia mengatakan, Lalu menurut Robby Ndun mana tupoksi kami yang salah?, tolong kasih tunjuk saya!”

“Sebab setahu kami tupoksi kami selaku pengawas adalah membimbing dalam delapan standar dan didalam delapan standar ada standar pembiayaan yang didalamnya ada RKAS dan buku kas,” tandas Maria.

Kemudian ia mengultimatum, Jadi tolong Robby Ndun luruskan itu, jangan asal ngomong saja, kalau memang dia tidak puas silakan bertemu diruangan saya, dia harus bertanggungjawab atas kata katanya, karena dia sudah berulang ulang bikin kami begini dihadapan guru guru.”

Menyambung hal diatas Maria Mone mengungkapkan, Kami memang tidak berhak mengopname uang karena yang berhak mengopname uang adalah inspektorat, kami tahu dan sadar tupoksi kami, dan kami ke sekolah tidak gertak gertak, tidak bentak bentak guru dan sampai banting mikrofon.”

“Katanya manajer BOS kok kerjanya hanya marah marah dan sekarang saya tanyakan ke Robby Ndun ketika RKAS dibelanjakan dan kemudian baru direvisi itu namanya ADA MANIPULASI, dan itu ada pembohongan administrasi,” pungkasnya. (TIM REDAKSI)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru